Mengenal Slenthem Sebagai Penguat Harmoni Gamelan Jawa Tradisional Nusantara

  • 29 Jul 2026 19:38 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta- Slenthem merupakan salah satu ricikan gamelan Jawa berbahan logam yang menghasilkan nada rendah dengan suara lembut dan bergetar. Bilah-bilah logam slenthem digantung menggunakan tali di atas tabung resonator, sehingga menghasilkan bunyi panjang, jernih, dan harmonis.

Dalam perangkat gamelan Jawa, slenthem berfungsi memainkan balungan atau kerangka lagu sebagai penguat jalannya melodi utama pertunjukan. Permainan slenthem membutuhkan ketepatan irama, kepekaan pendengaran, serta koordinasi tangan agar menghasilkan harmoni yang selaras bersama ricikan lainnya.

Suara slenthem dikenal halus, dalam, dan menenangkan sehingga memberikan keseimbangan musikal ketika mengiringi tembang, tari, maupun pementasan wayang. Karakter bunyinya mampu memperkaya warna musikal gamelan sekaligus mempertegas nuansa tradisional khas budaya Jawa yang diwariskan turun-temurun hingga sekarang.

Slenthem dimainkan menggunakan tabuh khusus berlapis bahan lunak agar bunyi tetap lembut tanpa menghasilkan dentingan terlalu tajam berlebihan. Teknik memainkan slenthem juga mengutamakan kemampuan meredam bilah sebelumnya supaya setiap nada terdengar bersih, jelas, dan tetap harmonis sepanjang sajian.

Pembelajaran slenthem melatih konsentrasi, kesabaran, disiplin, serta kemampuan bekerja sama karena seluruh penabuh saling menjaga keharmonisan permainan bersama. Nilai-nilai tersebut menjadikan gamelan bukan sekadar kesenian tradisional, melainkan sarana pendidikan karakter yang tetap relevan bagi berbagai generasi Indonesia.

Penelitian kesehatan di Indonesia menunjukkan bahwa musik gamelan memberikan manfaat psikologis melalui peningkatan relaksasi serta kesejahteraan emosional seseorang. Kajian Universitas Muhammadiyah Surakarta melaporkan terapi musik gamelan efektif membantu menurunkan tingkat depresi pada lansia dalam berbagai penelitian.

Mengenal slenthem berarti memahami kekayaan budaya Jawa sekaligus menghargai warisan leluhur yang memiliki nilai seni dan kesehatan berharga. Pelestarian slenthem melalui pendidikan, latihan, dan pertunjukan rutin akan menjaga keberlangsungan gamelan sebagai identitas budaya Indonesia sepanjang masa.(Aris)

Referensi:

  1. Utami, & Supratman. Kajian Literatur: Terapi Musik Gamelan Untuk Mengurangi Tingkat Depresi Pada Lansia di Panti Sosial. Jurnal Kesehatan Aeromedika, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
  2. Trisaputri, O., Kartinah, & Rohman, M. F. Pengaruh Terapi Aktivitas Kelompok Bermain Musik Gamelan terhadap Penurunan Tingkat Depresi pada Lansia. Jurnal Kesehatan Tambusai, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....