Mengenal Demung Sebagai Ricikan Penting dalam Gamelan Jawa Tradisional

  • 28 Jul 2026 02:54 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Demung merupakan salah satu ricikan gamelan Jawa berbentuk bilah logam berukuran besar dengan karakter suara lembut dan berwibawa. Instrumen ini memainkan balungan gending sebagai kerangka utama melodi yang menjadi pedoman seluruh ricikan gamelan lainnya.

Demung biasanya dibuat menggunakan bahan perunggu atau besi berkualitas agar menghasilkan resonansi kuat, stabil, dan harmonis ketika dimainkan. Setiap perangkat demung memiliki enam hingga tujuh bilah sesuai sistem laras slendro maupun pelog dalam gamelan tradisional Jawa.

Cara memainkan demung menggunakan tabuh kayu berlapis sehingga menghasilkan bunyi bulat, jelas, dan tetap nyaman didengarkan sepanjang pertunjukan berlangsung. Pemain demung juga menerapkan teknik memathet dengan tangan kiri supaya suara sebelumnya tidak bertumpuk ketika nada berikutnya dipukul.

Dalam sajian karawitan, demung berfungsi mempertegas balungan sehingga ricikan lain memperoleh acuan irama, tempo, serta kesinambungan melodi musikal. Peran tersebut menjadikan demung sebagai instrumen penting untuk menjaga keselarasan permainan seluruh pengrawit selama pementasan berlangsung bersama.

Mengenal demung sejak usia dini membantu generasi muda menghargai warisan budaya sekaligus meningkatkan apresiasi terhadap seni musik tradisional Indonesia. Pelestarian gamelan juga mendukung keberlanjutan identitas budaya bangsa melalui pendidikan, pertunjukan, penelitian, serta pembelajaran lintas generasi berkesinambungan.

Penelitian kesehatan Indonesia menunjukkan musik gamelan mampu memberikan efek relaksasi serta membantu menurunkan kecemasan pada kelompok lansia tertentu. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa bunyi gamelan memiliki manfaat psikologis selain menjadi media pelestarian budaya dan pendidikan masyarakat.

Memahami demung berarti mengenali salah satu fondasi musikal yang membangun keindahan, keseimbangan, dan karakter khas gamelan Jawa tradisional Indonesia. Melalui pembelajaran berkelanjutan, demung akan tetap hidup sebagai identitas budaya sekaligus sumber inspirasi seni bagi generasi mendatang Indonesia.(Aris)

Referensi:

  1. Artana, I. W., Widiyani, Y., & Dewi, S. P. A. A. P. (2020). Pengaruh Musik Tradisional Gamelan Selonding Bali Mengurangi Kecemasan Lansia. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan.
  2. Utami, & Supratman. (2025). Kajian Literatur: Terapi Musik Gamelan untuk Mengurangi Tingkat Depresi pada Lansia di Panti Sosial. Jurnal Kesehatan Aeromedika (JKA), Universitas Muhammadiyah Surakarta.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....