Aftershine Pukau Ribuan Penonton di Pusparona Fest 2026 Gemolong Sragen
- 19 Mei 2026 10:05 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen - Gelaran budaya dan musik bertajuk Pusparona Fest 2026 dihelat di Lapangan SBI, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, akhir pekan lalu pada Sabtu 16 Mei malam. Acara ini menyedot perhatian warga Soloraya hingga Kabupaten Semarang dan Salatiga.
Lapangan SBI terlihat penuh sesak oleh lautan manusia yang antusias menyaksikan kolaborasi seni budaya dan pertunjukan musik. Puncak kemeriahan acara terjadi saat grup musik papan atas Aftershine naik ke atas panggung.
Penampilan band yang dikenal dengan lagu-lagu hitsnya ini langsung memicu euforia penonton yang sudah menanti sejak awal acara.
Dengan energik, Aftershine membawakan deretan lagu populer yang sudah sangat akrab di telinga masyarakat, seperti "Kalah", "Tekan Semene", "Yowes Modaro", "Aku Ikhlas", "Kalah 2", "All In For You", "Tutupono", "Lengo Lan Banyu", "Aku Seng Lungo", hingga "Jomblo Bebas".
Tidak hanya lagu andalan mereka sendiri, Aftershine juga membawakan lagu milik musisi kenamaan seperti "Tunggal Eka" karya Denny Caknan, serta lagu legendaris "Dumes", "Gampil", dan "Pujaan Hati" milik Kangen Band yang membuat suasana semakin hangat dan penuh nostalgia.

Selain menghadirkan Aftershine, panggung Pusparona Fest 2026 juga digoyang oleh sederet penampil seru lainnya, mulai dari Evan Loss, Panama musik, Shinta Gisul, Sadewo, hingga penampilan modern dari DJ Oh My Drop.
Acara yang diprakarsai oleh CV. Merona Jaya Abadi (MJA) ini dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sragen yang ke-280. Penanggung Jawab Kegiatan sekaligus Owner CV Merona Jaya Abadi (MJA), Heni Listyowati, mengungkapkan bahwa Pusparona Fest dirancang untuk menyatukan dua sisi kesenian, yakni tradisional dan modern, sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat.
"Iya biar ada kesenian dan UMKM menggeliat di Gemolong raya. Selain itu karena ini di bulan Mei, acara ini kami dedikasikan untuk ulang tahun Sragen yang ke-280. Mudah-mudahan dengan festival ini tidak hanya di tahun ini saja tapi bisa berkelanjutan ke tahun-tahun berikutnya," kata Heni Listyowati.
Meskipun menjadi bagian dari rangkaian hari jadi kabupaten dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Sragen, Suroto, Heni menegaskan bahwa Pusparona Fest merupakan event mandiri dari CV Merona Jaya Abadi. Total anggaran yang digelontorkan untuk event ini terbilang fantastis, yakni mencapai lebih dari Rp 1 miliar rupiah.
"Ini murni dari kami pribadi, tidak ada anggaran dari pemerintah. Kami memang mendedikasikan ini khusus dari Pusparona untuk Hari Jadi Sragen. Tak hanya itu, karena latar belakang anak kami Rona Aluna adalah seorang penari dan juga seorang penyanyi, maka dari itu kami selaku pelaku seni ingin seni ini tidak kaku, biar anak-anak muda tertarik. Kolaborasi antar seni budaya dan musik modern bisa bersatu," kata Heni menjelaskan.
Kepanitiaan menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi juga bentuk syukur atas usia Kabupaten Sragen yang ke-280 tahun serta upaya nyata untuk memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Sragen Barat.
Hal ini dibuktikan dengan keterlibatan sedikitnya 16 UMKM lokal yang ikut berjualan di sekitar area festival. Suasana hangat, tertib, dan meriah terus terasa sepanjang acara hingga malam menjelang.
Kehadiran Pusparona Fest 2026 terbukti sukses menjadi momen tak terlupakan sekaligus kado indah bagi masyarakat dalam memeriahkan perayaan Hari Jadi Kabupaten Sragen tercinta. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....