Harga Kedelai Impor Terus Naik, Perajin Tahu di Solo Kurangi Ukuran

  • 12 Apr 2026 15:11 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kenaikan harga kedelai impor dari Amerika Serikat sebagai bahan baku pembuatan tahu tempe mulai membuat resah para pengrajin tahu dan tempe di kota Solo.

Ditemui rri .co.id di Pasar Legi Solo, Minggu 12 April, penjual sekaligus pengrajin tahu tempe Parni, menuturkan dalam sepekan terakhir ini atau pasca lebaran harga bahan baku kedelai impor naik secara bertahap hingga mencapai Rp 12.000 dari harga Rp10.500 perkilogram.

Dengan harga kacang kedelai yang terus naik membuat produsen tahu mengurangi ukuran dan ketebalan tahu yang dibuatnya serta menekan biaya produksi agar bisa tetap bertahan demi bisa meraup untung pasalnya produsen tahu juga sulit menaikkan harga penjualan produknya.

"Sekarang ya hanya bisa bertahan hanya mengurangi ukuran 1 cm dari biasanya 5 centi sekarang 4 cm," katanya.

Saat ini Parni tidak menaikkan harga masih menjual ukuran kecil isi 10 biji seharga Rp 3.000 dan ukuran besar Rp 10.000, untuk jenis tahu kepel Rp 6000 isi 10 biji.

Hal senada dengan naiknya harga kedelai dikeluhkan pengrajin tahu tempe, di Tegal Mulyo, Mojosongo, Solo, Sri Mujini . Selain kedelai, juga naiknya plastik berpengaruh terhadap omzetnya. Dengan naiknya harga kedelai Sri Mujini terpaksa mengurangi ukuran tahu juga produksi tahunya dari biasanya memproduksi 10 kg kini hanya 9 kg.

"Agar tidak merugi kami mengurangi ukuran tahu , meski omzet penjualan berkurang. Selain itu juga mengurangi produksinya dari biasanya 10 kg kedelai saat ini hanya 9 kg," ujarnya.

Sementara pedagang kedelai di pasar Legi Solo, Heru Triyanto mengaku harga kedelai mengalami kenaikan sudah sepekan terakhir ini saat ini untuk eceran seharga Rp12.000 dari harga sebelumnya Rp10.500 perkilo. Dikatakan kenaikan harga itu disebabkan kondisi timur tengah yang semakin memanas berdampak langsung terhadap kenaikan bahan baku tahu tempe juga plastik.

"Kenaikan itu dimungkinkan kondisi timur tengah yang semakin memanas berdampak langsung terhadap kenaikan bahan baku tahu tempe juga plastik.

Pedagang Kedelai di Pasar Legi Solo tengah melayani pembeli di tengah naiknya harga kedelai secara bertahap dalam sepekan terakhir ini ( Foto RRI/SF)

Dengan naiknya kedelai menjadikan sejumlah produsen mengurangi pembelian kedelai.Dari biasanya produsen tahu tempe mengambil kedelai 2- kwintal kini hanya 50 kg yang biasanya 2 kwintal menjadi 150 kg. (SF)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....