Hoaks Tautan Rekrutmen PT Pertamina Bina Medika IHC di TikTok
- 30 Jul 2026 20:20 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sebuah video yang dibagikan oleh akun TikTok "lokerblog.idn" menarik perhatian pencari kerja dengan mengeklaim adanya pembukaan lowongan pekerjaan di PT Pertamina Bina Medika IHC. Pengunggah mencantumkan tautan pendaftaran mandiri pada profil akunnya dan mengimbau masyarakat untuk segera mendaftarkan diri secara daring tanpa dipungut biaya.
Unggahan yang beredar sejak awal Juli tersebut berhasil memancing antusiasme tinggi di ruang digital. Hingga akhir Juli, konten manipulatif ini telah mengumpulkan lebih dari seribu tanda suka dan dibagikan ulang sebanyak hampir 400 kali oleh pengguna TikTok.
| Baca juga: Hoaks Lowongan Kerja BSI 2026 di TikTok |
Menanggapi besarnya jangkauan video tersebut, Tim Pemeriksa Fakta Mafindo langsung melakukan verifikasi terhadap tautan pendaftaran yang disediakan. Saat tautan di profil diakses, sistem tidak mengarahkan pemirsa ke situs resmi korporasi, melainkan ke halaman formulir digital yang meminta pengisian data pribadi seperti nama lengkap, alamat, dan nomor Telegram.
Dilansir dari laman resmi TrunBackHoax, Tim Pemeriksa Fakta juga sudah melanjutkan penelusuran dengan menyisir saluran komunikasi resmi PT Pertamina Bina Medika IHC melalui akun Instagram resmi @pertamedika.ihc. Berdasarkan informasi resmi perusahaan, rekrutmen yang saat ini sedang dibuka khusus diperuntukkan bagi dokter spesialis dan sub-spesialis untuk ditempatkan di 38 rumah sakit IHC Group.
| Baca juga: Penipuan Lowongan Kerja Alfamidi di TikTok |
Pihak Pertamedika IHC juga mengarahkan para pelamar resmi untuk mengirimkan berkas lamaran langsung melalui alamat surel resmi hc.recruitment@ihc.id, bukan melalui formulir di domain pihak ketiga. Dengan demikian, formulir pendaftaran di akun TikTok tersebut sama sekali tidak terafiliasi dengan manajemen perusahaan.
Berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan, unggahan video berisi tautan pendaftaran rekrutmen tersebut dipastikan sebagai konten tiruan. Modus pencatutan nama anak perusahaan BUMN ini disinyalir sengaja dirancang untuk menghimpun data pribadi para pelamar secara ilegal.
Pencatutan merek institusi kesehatan dan BUMN kian sering dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk memancing para pencari kerja. Oleh karena itu, memastikan keabsahan informasi rekrutmen langsung melalui kanal resmi perusahaan merupakan benteng utama agar terhindar dari potensi penyalahgunaan data pribadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....