Umpan Alami Penjebak Tikus Paling Efektif
- 19 Jul 2026 23:10 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Tikus rumah menjadi salah satu hama yang paling sering mengganggu permukiman. Selain merusak makanan dan barang, hewan ini juga berpotensi membawa berbagai penyakit sehingga pengendaliannya perlu dilakukan secara tepat.
Salah satu cara yang umum digunakan adalah memasang perangkap. Namun, perangkap sering kali tidak membuahkan hasil karena umpan yang digunakan kurang menarik perhatian tikus.
Mengutip akun Instagram @hamalogis, berdasarkan sejumlah hasil penelitian, terdapat beberapa bahan alami yang memiliki daya tarik tinggi bagi tikus. Aroma dan kandungan nutrisinya membuat hewan pengerat tersebut lebih mudah mendekati perangkap.
| Baca juga: Mengolah Limbah Dapur Jadi Kompos |
Jagung menjadi salah satu umpan yang terbukti cukup efektif. Dalam beberapa pengujian, tikus diketahui lebih tertarik pada jagung dibandingkan gabah maupun kelapa bakar biasa.
Selain jagung, kacang-kacangan dan selai kacang juga termasuk umpan favorit tikus. Daya tariknya bahkan disebut sebanding dengan umpan komersial yang banyak dijual di pasaran.
Pilihan lain yang tak kalah ampuh adalah kelapa bakar. Kelapa yang dipanggang selama kurang lebih 45 menit menghasilkan aroma khas yang sangat kuat dan mampu menarik perhatian tikus, bahkan dilaporkan lebih efektif dibandingkan ikan asin maupun terasi.
Meski demikian, penggunaan umpan tidak boleh dilakukan secara monoton. Tikus dikenal sebagai hewan yang memiliki kemampuan belajar sehingga dapat mengenali pola jika umpan yang digunakan selalu sama.
Karena itu, para ahli menyarankan agar jenis umpan diganti secara berkala, misalnya setiap satu minggu sekali. Pergantian ini membantu menjaga rasa penasaran tikus sehingga peluang masuk ke perangkap menjadi lebih besar.
Selain memilih umpan yang tepat, menjaga kebersihan rumah tetap menjadi langkah utama dalam mengendalikan populasi tikus. Menutup akses makanan, membuang sampah secara rutin, dan menutup celah masuk akan membuat lingkungan menjadi kurang menarik bagi hama tersebut.
(Ridho Wicaksono)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....