Tips Bangkit Hadapi Tekanan atau Kegagalan
- 25 Apr 2026 16:25 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Secara psikologis, kemampuan untuk terus mencoba dikenal sebagai resilience (ketahanan diri). Ini bukan tentang tidak pernah gagal, tetapi tentang bagaimana seseorang merespons kegagalan dan bangkit
Dikutip dari akun threads the ramind, orang yang berhasil bukan berarti tidak pernah jatuh, melainkan mereka memilih untuk bangkit, belajar, dan mencoba lagi dengan cara yang lebih baik. Konsep ini merujuk pada kemampuan individu untuk beradaptasi dan tetap kuat menghadapi tekanan maupun kegagalan.
Menurut American Psychological Association, resilience bukan berarti seseorang tidak pernah mengalami kesulitan. Justru, individu yang tangguh adalah mereka yang mampu bangkit setelah menghadapi tantangan hidup.
Kegagalan merupakan bagian alami dari proses belajar dan perkembangan manusia. Dalam kajian Psikologi positif, kegagalan dipandang sebagai peluang untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas kemampuan.
Orang yang berhasil umumnya memiliki pola pikir berkembang atau Growth Mindset . Mereka melihat kegagalan sebagai pengalaman berharga, bukan sebagai akhir dari usaha.
Sikap untuk terus mencoba juga berkaitan dengan kemampuan mengelola emosi. Dengan pengendalian emosi yang baik, seseorang dapat tetap fokus pada solusi meskipun menghadapi situasi yang sulit.
Selain itu, dukungan sosial dari lingkungan sekitar turut memperkuat ketahanan diri seseorang. World Health Organization menekankan pentingnya hubungan sosial dalam menjaga kesehatan mental dan meningkatkan daya lenting individu.
Pada akhirnya, keberhasilan bukan ditentukan oleh seberapa sering seseorang jatuh, tetapi seberapa kuat ia bangkit kembali. Dengan resilience yang baik, seseorang dapat belajar dari kegagalan dan mencoba lagi dengan strategi yang lebih efektif. (Inda)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....