Komunitas Solo Interpreneurs Community Interfex
- 21 Jul 2026 05:10 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Di tengah pesatnya perkembangan dunia usaha dan inovasi, kehadiran komunitas menjadi wadah penting untuk saling belajar, berkolaborasi, serta memperluas jejaring bisnis. Solo Entrepreneurs Community melalui Interfex berperan dalam mendorong pertumbuhan para pelaku usaha, membangun ekosistem kewirausahaan, dan menciptakan peluang kolaborasi yang berdampak.
“ Solo Entrepreneur Community (SOLEC ) merupakan komunitas yang baru dibentuk (sekitar satu bulan).Beranggotakan sekitar 40 komunitas UMKM, termasuk pelaku usaha pasar tradisional, UMKM jasa, hingga pelaku seni di Kota Solo, “ Ujar Maliyana Nur Wijayanti (Bidang Kerjasama dan Kolaborasi SOLEC) dalam Obrolan Komunitas RRI surakarta yang dipandu Manggala Putra.
Berada di bawah binaan Dinas Koperasi dengan tujuan memperkuat kolaborasi antar-UMKM agar lebih berkembang dan memiliki dampak nyata.
Salah satu event yang diselenggarakan oleh Solo Entrepreneur Community(SOLEC )yakni Furnivest sebagai Pra-Event Interfex.
“ Furnivest menjadi ajang awal bagi pelaku usaha furnitur dan home décor local,diselenggarakan di Sentra IKM Srikayu sebagai pameran skala kecil untuk memperkenalkan produk dan mengangkat potensi industri furnitur Solo, “ ucap Herawan Kritanto (Penyelenggara Furnifest}
Interfex (Indonesia Interior and Furniture Exhibition)Merupakan pameran furnitur dan interior berskala nasional yang berlangsung di Tirtonadi Convention Hall.Pendanaannya berasal dari peserta dan sponsor, tanpa membebani APBD/APBN.Bertujuan:memperkuat industri furnitur dalam negeri mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli dari pemerintah (B2G), pelaku bisnis (B2B), dan masyarakat (B2C),mendorong produk masuk ke e-katalog pemerintah sehingga berpeluang menjadi pengadaan barang pemerintah.
Keunggulan Interfex Tidak bersaing dengan pameran furnitur lain, tetapi melengkapinya.Fokus utama pada pasar domestik, berbeda dengan banyak pameran lain yang berorientasi ekspor.Tahun pertama masih memprioritaskan pasar nasional, sedangkan ke depan diharapkan mulai menarik pembeli internasional,memiliki sentra industri furnitur.Lokasinya strategis dan mudah diakses dari berbagai kota.Infrastruktur, hotel, dan transportasi memadai.Solo dipandang sebagai pusat pertemuan bisnis furnitur di kawasan Solo Raya.
Selain pameran produk, terdapat:seminar,workshoptalkshow bersama akademisi, desainer interior, praktisi, dan penulis yang membahas industri furnitur, desain, serta filosofi kayu dan budaya Jawa.Beberapa hal yang menjadi perhatian jadwal Interfex berdekatan dengan pameran bangunan besar di Jakarta sehingga memengaruhi jumlah peserta.Promosi pameran furnitur masih perlu diperkuat karena masyarakat belum terbiasa mengunjungi pameran furnitur sebagai destinasi.
Interfex diharapkan menjadi agenda tahunan dengan skala yang semakin besar.Promosi terhadap Srikayu perlu ditingkatkan agar lebih dikenal masyarakat.UMKM didorong memanfaatkan fasilitas pemerintah untuk meningkatkan kualitas produk hingga mampu masuk pasar nasional bahkan ekspor.
Perwakilan SOLEC mengajak seluruh pelaku UMKM di Solo yang belum tergabung dalam komunitas agar bergabung untuk memperluas jaringan dan meningkatkan kapasitas usaha, ” Dian Eka Yanto (Penyelenggara Interfex) menutup Obrolan Komunitas yang dipandu Manggala Putra. ( Ria )
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....