Waktu Tepat Pergantian Busi Mobil agar Optimal
- 30 Apr 2026 22:48 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Busi mobil merupakan komponen penting dalam sistem pengapian yang berfungsi menghasilkan percikan api di ruang bakar. Tanpa busi yang bekerja optimal, proses pembakaran tidak akan berjalan sempurna dan dapat memengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan.
Seiring pemakaian, busi akan mengalami keausan akibat panas dan tekanan tinggi di dalam mesin. Kondisi ini dapat menyebabkan percikan api melemah, sehingga tenaga mesin menurun dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.
| Baca juga: Niat Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah |
Mengutip dari www.oto.com bahwa terdapat tiga jenis busi beredar, antara lain: busi tanpa logam mulia, busi logam mulia tunggal dan busi logam mulia ganda. Masing-masing mempunyai tingkat keausan bervariasi.
Kemudian menurut Diko Octavian selaku Technical Support PT NGK Busi Indonesia, penggantian busi didasari dua faktor. Yang pertama kilometer pemakaian dan tingkat kerusakan, lalu yang kedua faktor itu saling berkaitan satu sama lain.
| Baca juga: MBG Tingkatkan Gizi Cegah Stunting |
Pada umumnya, waktu pergantian busi mobil berkisar antara 20.000 hingga 100.000 kilometer, tergantung jenis busi yang digunakan ujar slamet. Busi standar biasanya memiliki usia pakai lebih pendek dibandingkan busi berbahan iridium atau platinum yang lebih tahan lama.
Beberapa tanda busi perlu diganti antara lain mesin sulit dihidupkan, getaran saat idle, dan akselerasi terasa kurang responsif. Jika gejala ini mulai muncul, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan agar tidak berdampak pada komponen mesin lainnya.
Melakukan pergantian busi secara tepat waktu dapat menjaga performa kendaraan tetap optimal dan efisien. Perawatan sederhana ini juga membantu memperpanjang usia mesin serta meningkatkan kenyamanan saat berkendara. (Rama/Rifqi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....