Niat Puasa Tarwiyah dan Puasa Arafah
- 26 Mei 2026 22:04 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Menjelang Hari Raya Idul Adha umat Islam disunahkan nntuk melaknasakan Puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Zulhijah dan puasa Arafah pada 9 Zulhjjah. Kaena kedua puasa ini hukumnya sunah jika dilaksanakan akan mendapat pahala namun bila tidak melaksanakan tidak akan mendapatkan dosa.
Puasa sunnah Tarwiyah berdasarkan unggahan Instagram @bimasislam, terdapat hadis yang menyebutkan bahwa melaksanakan puasa Tarwiyah akan menghapus dosa selama setahun dan puasa Arafah menghapus dosa selama 2 tahun. Meski hadis itu masih dianggap lemah, tetapi beberapa ulama memperbolehkan dalam rangka meraih keutamaan amal.
Sementara itu, puasa Arafah adalah puasa yang dikerjakan pada hari Arafah yaitu pada 9 Zulhijah. Ibadah ini sangat dianjurkan khususnya bagi umat muslim yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.
Keutamaan puasa arafah ditulis dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Qotadah rahimahullah dimana Rasulullah bersabda yang artinya “puasa hari Arafah dapat menghapuskan dosa 2 tahun, yang telah lepas dan yang akan datang, dan puasa Asyura menghapuskan dosa setahun lepas” (HR muslim)
Sebelum menunaikan ibadah puasa Tarwiyah sebaiknya mengucapkan niat terlebih dahulu. ”Nawaitu Shouma Tarwiyata Sunatan Lillahi Ta'ala” yang artinya saya niat berpuasa sunah tarwiyah karena Allah Ta'ala.
Sementara niat berpuasa Arafah berbunyi “Nawaitu Shouma Arafah Sunatan Lillahi Ta'ala”. Artinya saya niat puasa sunah arafah karena Allah Ta'ala
Waktu yang tepat mengucapkan niat puasa adalah malam hari sebelumnya. Namun apabila malam hari sebelumnya belum mengucapkan niat masih diperbolehkan niat puasa ketika bangun sahur atau sebelum subuh. (Nuri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....