Video Klaim Beasiswa Garuda di Jabar ternyata Rekayasa
- 30 Apr 2026 19:09 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sebuah video dari akun TikTok “beasiswagaruda” menarik perhatian publik. Dalam video itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tampak menyampaikan kabar pembukaan Beasiswa Garuda.
Mengutip laman TurnBcakHoax, Narasi dalam video tersebut menyebutkan bahwa program beasiswa telah resmi dibuka untuk warga Jawa Barat. Unggahan itu juga diperkuat dengan keterangan yang menegaskan peresmian program dimulai hari itu.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo menemukan adanya tautan pendaftaran pada bagian bio akun tersebut. Hingga Kamis, 30 April 2026, konten ini telah mendapat puluhan tanda suka dan dibagikan lebih dari 30 kali.
Untuk memastikan kebenaran, TurnBackHoax melakukan penelusuran menggunakan Google Lens. Hasilnya menunjukkan bahwa cuplikan video serupa berasal dari kegiatan PKKMB 2025 di Bandung, bukan terkait beasiswa.
Kegiatan tersebut merupakan acara kampus yang menghadirkan Dedi Mulyadi sebagai narasumber. Tidak ada pernyataan apa pun mengenai pembukaan Beasiswa Garuda dalam konteks tersebut.
Tim juga menelusuri tautan di bio akun dan menemukan halaman yang meminta data pribadi pengguna. Informasi yang diminta meliputi nama, asal daerah, hingga nomor Telegram.
Analisis lebih lanjut mengindikasikan adanya manipulasi berbasis kecerdasan buatan dalam video itu. Ketidaksesuaian antara gerakan bibir dan suara menjadi salah satu tanda utama rekayasa.
Pengujian menggunakan alat Hive Moderation menunjukkan suara dalam video memiliki probabilitas 91,1 persen sebagai hasil AI. Hal ini memperkuat dugaan bahwa konten tersebut tidak autentik.
Sebagai informasi, Beasiswa Garuda merupakan program resmi pemerintah untuk siswa berprestasi. Pendaftaran gelombang pertama telah berlangsung pada Februari hingga Maret 2026, sementara gelombang kedua dijadwalkan pada Mei hingga Juni 2026. (Zie)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....