Wawali Astrid Widayani Pimpin Ziarah Hari Jadi Kota Solo

  • 13 Feb 2026 16:31 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Solo ke-281, Wakil Wali Kota Astrid Widayani memimpin ziarah ke makam-makam para pendiri Kota Bengawan pada Kamis, 12 Februari 2026.

Ada tiga makam yang didatangi Wakil Wali Kota Solo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Organisasi Perangat Daerah (OPD), yakni Makam Ki Gede Sala di Baluwarti, Makam Ki Ageng Henis di Pajang, dan Makam Ki Yosodipuro di Pengging, Boyolali.

Ditemui setelah melakukan doa dan tabur bunga di Makam Ki Gede Sala, Wakil Wali Kota Astrid Widayani menjelaskan bahwa ziarah sudah menjadi rutinitas dalam menyambut Hari Jadi Kota Solo. Menurutnya ziarah ini sebagai cara me-refleksi dan meminta restu dari para pendiri.

"Kami ingin merefleksikan kembali masa-masa awal terbentuknya Kota Solo dengan memohon restu para pendiri dan leluhur, agar dalam melanjutkan pembangunan Kota Solo dapat berjalan baik dan lancarkan," kata Astrid Widayani.

Lebih lanjut, Astrid Widayani juga berharap bisa melanjutkan tonggak estafet yang baik dari para pemimpin-pemimpin dahulu yang sudah tiada.

"Harapannya, di usia ke-281 ini, kami bisa melanjutkan apa yang telah dirintis para pemimpin terdahulu dengan sebaik-baiknya demi kemajuan Kota Solo," katanya menambahkan.

Sementara itu, Kanjeng Raden Ayu Dewi penanggung jawab Ndalem Mloyokusuman merasa senang para pemimpin Kota Solo masih melakukan ziarah ke para pendiri terdahulu dalam menyambut Hari Jadi Kota ke-281.

"Bagus, paling tidak mengetahui sejarah leluhur yang dulu. Sejarah itu bukan di depan tapi dari belakang sampai depan. Bagus sekali pemimpin Kota masih menghargai siapa pendahulunya," ucap Kanjeng Raden Ayu Dewi.

Ditambahkan Kanjeng Raden Ayu Dewi, Pemerintah Kota juga bisa membantu melakukan revitalisasi beberapa titik bangunan Ndalem Mloyokusuman yang sudah masuh dalam cagar budaya. Hal itu lantaran

"Kalau nanti Pemerintahan yang sekarang dia bantu, saya berterima kasih. Paling enggak revitalisasi bagian pertamanannya di area depan," ucapnya menambahkan.

Ziarah makam leluhur ini memang menjadi tradisi yang terus dijaga Pemkot sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan budaya lokal, sekaligus memperkuat kebersamaan menjelang puncak peringatan HUT Kota Solo. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....