Perkuat Ekonomi Keluarga, 120 KK Pra Sejahtera di Sragen Terima Bantuan Ayam

  • 06 Okt 2026 21:54 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN — Sebanyak 120 keluarga prasejahtera yang tersebar di 51 desa di Kabupaten Sragen menerima bantuan bibit ayam kampung unggul sebagai upaya penguatan ekonomi keluarga dan penanggulangan kemiskinan. Penyerahan bantuan program "Banter Melaju" tersebut dilaksanakan di Ndayu Park, Karangmalang, Sragen, Selasa 6 Oktober.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Wulan Purnamasari, didampingi Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Opik Mahendra.

Dalam kesempatan tersebut, Wulan Purnamasari menjelaskan bahwa program bantuan ini merupakan wujud aspirasi dari Ketua DPRD Jawa Tengah, Sumanto, yang disalurkan melalui dirinya.

"Saya kebetulan diutus oleh Pak Ketua DPRD (Sumanto) untuk mewakili beliau di sini bertemu langsung dengan teman-teman penerima bantuan. Bantuan ini diprioritaskan bagi 120 penerima di 51 desa, khususnya keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4," ujar Wulan di sela acara.

Wulan menekankan bahwa tujuan utama bantuan ini adalah untuk mendorong peningkatan ekonomi keluarga serta menekan angka kemiskinan. Ia pun berpesan agar para penerima dapat merawat bantuan ternak tersebut dengan sungguh-sungguh.

"Bantuan dari pemerintah ini diharapkan bukan hanya dilihat dari besarannya, tetapi bagaimana masyarakat bisa memanfaatkannya sebaik-baiknya. Jangan sampai sudah diserahkan tapi tidak dirawat dengan baik. Harus dijaga dan dipelihara dengan hati," katanya menegaskan.

Sementara itu, Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Opik Mahendra, menyampaikan bahwa program Banter Melaju dirancang sebagai stimulan dan modal awal usaha peternakan skala rumah tangga.

"Setiap penerima mendapatkan 10 ekor ayam unggul, terdiri dari 9 ekor betina dan 1 ekor jantan, lengkap dengan 1 unit kandang, pakan, serta vitamin. Total bantuan yang disalurkan mencapai 1.200 ekor ayam," kata Opik.

Ayam yang disalurkan merupakan jenis Ayam Kampung Unggul dari Tulungagung, Jawa Timur, yang pengadaannya berada di bawah pengawasan Balai Pengembangan Ayam Maron Temanggung milik Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng.

Guna memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan, Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah menerjunkan petugas kesehatan hewan, dokter hewan, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) untuk memonitoring, mengevaluasi, dan mendampingi warga dalam budidaya hingga pengembangan jaringan pasar. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....