Kekeringan Meluas, Pemkab Boyolali Salurkan 1.234 Tangki Air Bersih
- 04 Okt 2026 06:48 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Pemerintah Kabupaten Boyolali terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Hingga akhir September 2026, sebanyak 1.234 tangki atau sekitar 6,353 juta liter air bersih telah disalurkan kepada warga di 13 kecamatan.
Bantuan tersebut diberikan karena musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang. Masyarakat di sejumlah wilayah terdampak mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sejak Juni. Pada Rabu 30 September 2026, Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirwana menyalurkan langsung bantuan air bersih di Kecamatan Wonosamodro.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Boyolali, Eri Purwo Nugroho mengatakan, bantuan yang disalurkan sebanyak dua tangki untuk warga di empat desa, yakni Desa Bojong, Jatilawang, Bengle, dan Garangan.
Menurut Eri, penyaluran dilakukan berdasarkan permohonan yang diajukan pemerintah desa kepada BPBD Kabupaten Boyolali untuk kemudian ditindaklanjuti. Selain BPBD, bantuan air bersih juga disalurkan berbagai pihak, di antaranya PMI Kabupaten Boyolali, BUMD, serta perusahaan melalui program tanggung jawab sosial atau CSR.
“Harapannya agar masyarakat bisa minum air bersih dan menjaga kesehatan,” ujar Eri Purwo Nugroho.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Boyolali per 29 September 2026, kekeringan telah berdampak terhadap 13.098 kepala keluarga atau 39.266 jiwa. Kecamatan Wonosamodro menjadi wilayah dengan penyaluran terbanyak, yakni 478 tangki. Berikutnya Wonosegoro 243 tangki, Juwangi 218 tangki, Tamansari 92 tangki, Cepogo 57 tangki, dan Kemusu 43 tangki.
Selanjutnya Musuk sebanyak 30 tangki, Selo 22 tangki, Klego 17 tangki, Gladagsari 16 tangki, Ampel 13 tangki, Andong 4 tangki, dan Karanggede 1 tangki. Bantuan air bersih yang dikirimkan, dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk mandi dan mencuci pakaian.
Salah seorang warga, Wati, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Boyolali. Menurutnya dengan bantuan air bersih, akhirnya bisa kembali mencucui dan mandi dengan air yang layak.
“Terima kasih untuk bantuan air bersih hari ini, kami sangat berterima kasih, intinya kami bisa mandi air bersih sepuasnya hari ini dan mencuci baju,” ungkapnya.
Pemkab Boyolali melalui BPBD bersama berbagai pihak terkait masih melakukan penyaluran bantuan air bersih ke wilayah yang mengajukan permohonan dan terdampak kekeringan. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....