Bupati Sragen Tinjau Perbaikan 7 Ruas Jalan di Tiga Kecamatan
- 01 Jun 2026 21:17 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen - Pemerintah Kabupaten Sragen terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur guna mendukung mobilitas dan roda perekonomian masyarakat. Komitmen ini ditunjukkan langsung oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, saat meninjau langsung tujuh titik ruas jalan rusak yang tersebar di tiga kecamatan pada Senin 1 Juni 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sragen, Mursid Joko Wiranto.
Bupati Sigit Pamungkas menyampaikan bahwa fokus penanganan kali ini menyasar area-area vital, termasuk kawasan Pasar Sukodono dan depan Kantor Kecamatan Sukodono yang kondisinya mengalami kerusakan cukup parah. Untuk titik-titik berlubang tersebut, pemkab akan segera melakukan penambalan dengan metode hotmix.
"Jalan yang berlubang ini akan kita hotmix dalam minggu ini. Selanjutnya jalan akan kita perlebar dari lebar saat ini sekitar 3,5 meter menjadi 7 meter. Drainase juga akan diperbaiki agar aliran air lancar dan dapat mengurangi risiko kerusakan jalan ke depan," ujar Bupati Sigit di sela-sela peninjauan.
Adapun tujuh ruas jalan yang menjadi fokus penanganan Pemkab Sragen tersebar di Kecamatan Sukodono, Mondokan, dan Gesi. Di Kecamatan Sukodono, perbaikan menyasar Jalan Jatitengah–Bendo sepanjang 150 meter, Jalan Sukodono–Pantirejo di kawasan Pasar Sukodono sepanjang 850 meter, serta Jalan Sukodono–Cengklik di depan Kantor Kecamatan Sukodono sepanjang 150 meter. Sementara untuk ruas Jalan Kweni–Pantirejo, saat ini masih dalam proses lelang proyek.
Selanjutnya, penanganan juga menyasar Jalan Mondokan–Beku di Kecamatan Mondokan sepanjang 100 meter. Sementara di Kecamatan Gesi, pemerintah melakukan intervensi pada Jalan Slendro–Singget sepanjang 2,6 kilometer dan Jalan Gentong–Slendro sepanjang 1,7 kilometer. Khusus untuk ruas Gentong–Slendro, pembangunan dilakukan menggunakan konstruksi cor beton dengan alokasi anggaran mencapai Rp3,6 miliar agar kualitas jalan lebih kuat dan tahan lama.
Langkah cepat Pemkab Sragen ini mendapat apresiasi tinggi dari warga setempat. Dwi, salah seorang warga Desa Slendro, mengaku bersyukur karena penantian masyarakat selama puluhan tahun akhirnya terealisasi.
"Terima kasih kepada Bapak Bupati. Jalan yang sudah berpuluh-puluh tahun rusak dan terbengkalai akhirnya diperbaiki. Ini sangat membantu aktivitas harian kami," kata Dwi.
Senada dengan Dwi, Ngatiyem, seorang pedagang yang kerap melintas di kawasan Pasar Sukodono, mengaku kini merasa lebih tenang untuk mobilitas berdagang.
"Kalau jalannya sudah bagus, kami yang setiap hari lewat untuk berjualan jadi lebih nyaman dan tidak khawatir lagi saat melintas," ucapnya.
Melalui program percepatan infrastruktur ini, Pemerintah Kabupaten Sragen berharap interkoneksi antarwilayah dapat berjalan optimal, menekan angka kecelakaan, serta mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....