Dukung Swasembada Pangan, Satgas TMMD Sragen Gelar Penyuluhan Pertanian

  • 07 Mei 2026 14:17 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu upayanya yakni dengan menggandeng Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Karangmalang untuk memberikan edukasi kepada petani di Desa Jurangjero, Sragen, Kamis 7 Mei 2026.

Penyuluhan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik program TMMD yang bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam mengelola potensi pertanian di daerah.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Karangmalang, Pancar Wati, mengungkapkan bahwa program Kementerian Pertanian tahun 2026 berfokus pada swasembada sembilan bahan pokok, di antaranya beras, gula, bawang, hingga minyak goreng. Ia mengapresiasi posisi Kabupaten Sragen yang tetap menjadi lumbung pangan andalan.

"Kabupaten Sragen saat ini menduduki peringkat ketiga penghasil beras terbesar di Jawa Tengah. Kita patut bersyukur, meskipun luas lahan kita terbatas dibanding kabupaten lain, produktivitas kita tetap tinggi berkat modernisasi pertanian yang sudah maju sejak 2015," ujar Pancar Wati di hadapan warga.

Selain fokus pada komoditas, pemerintah juga memprioritaskan perbaikan infrastruktur irigasi dan bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Menurutnya, ketersediaan air adalah kunci utama keberhasilan panen.

"Di Kecamatan Karangmalang, petani bisa melakukan tiga kali masa tanam dalam setahun. Hal ini didukung oleh irigasi yang lancar serta keberadaan sumur dalam saat musim kemarau. Kami berharap kesejahteraan petani di sini terus meningkat," kata.

Sementara itu, Tarno, salah satu warga setempat, mengaku sangat terbantu dengan adanya inisiatif dari TNI ini. Ia menilai kehadiran Satgas TMMD memberikan semangat baru bagi para petani untuk lebih produktif.

"Alhamdulillah, kami mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada TNI atas pembinaan ini. Ilmu yang disampaikan sangat bermanfaat bagi kami untuk mengoptimalkan lahan pertanian di Desa Jurangjero," kata Tarno.

Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat ini, diharapkan kemandirian pangan di tingkat desa dapat terwujud secara berkelanjutan. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....