Prajurit Kavaleri Tinggalkan Tank Demi Bantu Warga

  • 29 Apr 2026 14:00 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Prajurit Batalyon Kavaleri 2/Turangga Ceta menunjukkan sisi humanis mereka dengan terlibat langsung dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 di Kabupaten Sragen. Tujuh personel diterjunkan untuk membantu percepatan pembangunan bersama masyarakat setempat, meski harus meninggalkan rutinitas tempur mereka.

Sebagai satuan tempur lapis baja TNI Angkatan Darat, Batalyon Kavaleri dikenal mengoperasikan kendaraan tempur seperti tank dan panser dalam berbagai operasi militer. Namun kali ini, para prajurit justru turun langsung ke lapangan, berbaur dengan warga, dan mengerjakan pembangunan fisik di pedesaan.

Sertu Sunardi menjadi salah satu prajurit yang ikut dalam penugasan tersebut. Ia mengaku harus meninggalkan keluarga demi menjalankan tugas negara dalam program TMMD yang baru pertama kali diikutinya, Rabu 29 April 2026.

"Bagi kami perintah adalah kehormatan, saya siap menjalankan perintah dari Komandan Yonkav, meskipun harus berpisah dengan keluarga, saya senang bisa bertemu dengan orang orang baru, bekerja bersama masyarakat, dan kami akan bekerja dengan sebaik baiknya karena kami disini membawa nama satuan," ujarnya.

Selain harus beradaptasi dengan lingkungan baru, para prajurit juga menghadapi perbedaan cuaca yang cukup ekstrem dibandingkan dengan daerah asal mereka di Ambarawa.

"Karena kami terbiasa di Ambarawa dengan udara yang dingin, ketika kami tiba di Sragen cuaca sangat panas, namun itu tidak menjadi masalah, kami siap menjalankan tugas dalam situasi dan kondisi apapun, semangat," ucapnya.

Kehadiran prajurit kavaleri dalam program TMMD ini diharapkan tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....