Semangat Kartini Hidup dalam Komunikasi dan Kolaborasi Perempuan Masa Kini
- 23 Apr 2026 11:25 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Semangat Raden Ajeng Kartini terus hidup dalam berbagai peran perempuan masa kini, terutama dalam membangun kebersamaan melalui komunikasi dan kolaborasi. Nilai-nilai kesetaraan yang diperjuangkannya kini diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Dalam acara Jendela Cerita Anda khusus Hari Kartini di Pro 1 , Selasa 21 April 2026, Founder Kampuss.id, Sundu Siyah menjelaskan perempuan tidak hanya berperan dalam satu bidang, tetapi juga menjalankan berbagai peran sekaligus sebagai ibu, istri, dan individu yang berkarya. Dalam menjalankan peran tersebut, kemampuan menempatkan diri sesuai situasi menjadi kunci utama agar tetap seimbang dan harmonis.
Sundu Siyah, menegaskan perempuan dengan multi peran perlu menjaga komunikasi yang baik dalam keluarga. "Komunikasi yang terbuka dengan pasangan dan anak menjadi fondasi utama dalam membangun keharmonisan," katanya.
Ia menjelaskan, keluarga merupakan ruang pertama bagi perempuan untuk memberikan dampak positif. Ketika komunikasi dalam keluarga terjalin dengan baik, maka nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai akan tumbuh secara alami.
Lebih lanjut, Sundu menyampaikan bahwa keberhasilan perempuan dalam berkarya di luar rumah tidak lepas dari dukungan keluarga. Oleh karena itu, membangun kolaborasi yang kuat dalam keluarga menjadi langkah awal sebelum berkontribusi lebih luas di masyarakat.
Dalam konteks masyarakat, perempuan juga memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan. Melalui komunikasi yang inklusif dan kolaborasi yang setara, perempuan mampu menciptakan ruang partisipasi yang lebih terbuka bagi semua pihak.
Sundu yang juga merupakan Gender Champion Surakarta 2023 menambahkan, generasi muda perlu dibekali dengan pola pikir yang menghargai kesetaraan sejak dini. Hal ini penting agar nilai-nilai kebersamaan dapat terus dilanjutkan di masa depan.
Dengan demikian, semangat Kartini tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan individu, tetapi juga sebagai gerakan bersama. Dimulai dari keluarga, kemudian meluas ke masyarakat, hingga akhirnya memberikan manfaat bagi banyak orang. (Wiwik)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....