Kisah Perjalanan Mudik di Sragen, Pemudik Terpisah - Penemuan Tas

  • 20 Mar 2026 04:29 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Perjalanan mudik lebaran di Kabupaten Sragen diwarnai berbagai kisah. Mulai dari pemudik yang tertinggal di rest area sampai barang bawaan yang tercecer dan akhirnya ditemukan kembali pemiliknya.

Kisah pertama dirasakan Rano Gunawan Hutagalung, salah satu pemudik yang singgah di Rest Area Tol 519 A Sragen. Dirinya tertinggal dari rombongan bus mudik gratis di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026.

Namun berkat kesigapan dan koordinasi cepat petugas Pospam 519 A Sragen, Rano akhirnya berhasil kembali bergabung dengan rombongannya dalam kondisi aman.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, sekitar pukul 07.30 WIB. Rano diketahui tertinggal di Rest Area 519 A, sementara bus rombongan mudik gratis Unicorn Indorent tujuan Kota Malang telah lebih dulu melanjutkan perjalanan.

Mendapatkan laporan tersebut, petugas segera melakukan koordinasi antara Posyan Rest Area 519 A dan Pospam Rest Area 538 A.

Dengan komunikasi yang cepat dan terarah, diputuskan untuk memberangkatkan Rano menuju Rest Area 538 A agar dapat menyusul rombongannya. Rano kemudian diberangkatkan menggunakan bus “MWD Bersatu 555” dengan nomor polisi S 7445 UN yang melintas ke arah Rest Area 538 A.

Setibanya di Rest Area 538 A, Kapospam AKP Toto Sudarto langsung menyambut kedatangan Rano dengan hangat. Ia memastikan kondisi pemudik tersebut dalam keadaan baik sekaligus mengucapkan selamat karena telah berhasil kembali bergabung dengan rombongannya.

“Terima kasih kepada bapak-bapak petugas yang sudah membantu saya. Saya sempat panik, tapi akhirnya bisa kembali bersama rombongan,” ucap Reno.

Kapospam Rest Area 538 A AKP Toto Sudarto menjelaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari pelayanan maksimal kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Candi 2026.

“Kami segera berkoordinasi setelah menerima informasi dari Kapospam 519 A. Penumpang yang tertinggal kami arahkan dan fasilitasi untuk menyusul rombongannya menggunakan kendaraan yang tersedia. Alhamdulillah saat ini bisa kembali bergabung dengan aman,” katanya.

Petugas mengembalikan sebuah tas berisi perlengkapan make up lengkap yang tertinggal di area masjid Rest area 538 B Sragen. Foto: RRI/Humas

Sementara itu di tengah padatnya mobilitas pemudik, sebuah peristiwa sederhana namun penuh makna terjadi di Rest Area 538 A Tol Solo–Ngawi, yang menunjukkan sisi lain pelayanan Polri kepada masyarakat.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis 19 Maret dinihari sekitar pukul 00.45 WIB. Saat melaksanakan patroli rutin, petugas Pos Pelayanan (Posyan) Rest area 538 B Sragen, bersama anggota menemukan sebuah tas berisi perlengkapan make up lengkap yang tertinggal di area masjid rest area.

Tanpa menunda waktu, tas tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Pos Pengamanan (Pospam) Rest Area 538 A guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami temukan tas tersebut saat patroli, kemudian langsung kami amankan di pos untuk menjaga keamanan barang hingga pemiliknya ditemukan,” ujar Kaposyan Rest Area 538 A Polres Sragen, AKP Toto Sudarto.

Identitas pemilik tas kemudian diketahui atas nama Neneng Nurjanah, warga Perum Bumijaya Indah, Kecamatan Munjuljaya, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Saat kejadian, yang bersangkutan diketahui tengah dalam perjalanan mudik menuju Magetan, Jawa Timur.

Menariknya, pemilik baru menyadari tasnya tertinggal setelah tiba di rumah tujuan di Magetan. Tanpa ragu, ia segera kembali menempuh perjalanan menuju Rest Area 538 A Sragen demi mengambil barang berharganya tersebut.

Sesampainya di lokasi, tas miliknya telah tersimpan aman di Pospam. Petugas pun langsung menyerahkan kembali tas tersebut dalam kondisi utuh dan lengkap, tanpa ada satu pun barang yang hilang.

Momen haru pun tak terhindarkan. Neneng Nurjanah menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kejujuran serta kesigapan petugas.

“Saya sangat berterima kasih kepada bapak-bapak petugas dan satpam rest area. Tas saya kembali utuh, padahal isinya cukup berharga bagi saya,” ucapnya.

Kejadian ini menjadi potret nyata komitmen pelayanan humanis yang terus dihadirkan jajaran Polres Sragen selama Operasi Ketupat Candi 2026. Tidak hanya fokus pada pengamanan arus lalu lintas, petugas juga memastikan kenyamanan dan keamanan barang milik para pemudik. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....