Pantauan Fasilitas Pospam Mudik, Bupati Sragen Apresiasi Layanan Polri
- 18 Mar 2026 21:21 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Sragen - Jajaran Forkopimda Kabupaten Sragen melakukan pengecekan kesiapan fasilitas pelayanan mudik (Pospam) Lebaran 2026. Peninjauan dipimpin langsung oleh Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, didampingi Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, di Pos Terpadu Alun-Alun (eks Pemda Lama), Rabu 18 Maret.
Bupati Sigit Pamungkas menyampaikan bahwa tahun ini terdapat enam pos yang disiagakan di seluruh wilayah Sragen untuk menjamin kenyamanan pemudik. Berdasarkan hasil pantauan di Pos Terpadu Pos Pam fasilitas yang tersedia dinilai sangat mumpuni dan siap melayani berbagai kendala di lapangan.
Bupati menekankan bahwa pelayanan di posko tidak hanya sekadar tempat istirahat, tetapi juga solusi teknis bagi pemudik. Terdapat beberapa layanan teknis seperti bantuan untuk ban bocor hingga pengiriman BBM bagi kendaraan yang kehabisan bahan bakar. Sedangkan bagi pemudik dengan mobil listrik, petugas menyiapkan bantuan pengisian daya (charging) darurat.
Layanan Kesehatan dengan tenaga medis dan dokter siap dimobilisasi kapan saja jika ada pemudik yang mengalami gangguan kesehatan. Tempat istirahat yang nyaman dan representatif.
"Fasilitasnya sangat lengkap dan semuanya gratis. Kami berterima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah bekerja siang dan malam demi keamanan mudik 2026 ini," ujar Bupati Sigit.
Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menjelaskan pemetaan titik kerawanan di wilayah hukum Sragen. Hingga Rabu pagi, arus lalu lintas di jalur tol dan rest area terpantau masih relatif landai. Pusat keramaian masyarakat memang ada di Alun-Alun Sragen.
"Untuk jalur arteri, titik kepadatan utama diprediksi berada di wilayah Gemolong. Namun, secara keseluruhan situasi masih terkendali," ucap AKBP Dewiana.
Selain lalu lintas, kepolisian juga memberikan perhatian khusus pada tindak kriminalitas seperti pencurian rumah kosong. Kapolres menegaskan bahwa Satgas Gakkum yang dikoordinir Kasat Reskrim rutin berpatroli setiap hari untuk mencegah kejahatan selama masa operasi Ketupat.
Sebagai langkah preventif, Kapolres mengimbau warga yang mudik ke luar daerah untuk tidak ragu menitipkan aset berharganya. "Masyarakat yang meninggalkan rumah dan butuh tempat penitipan kendaraan, boleh menitipkannya di Polres maupun Mako Polsek terdekat. Ini gratis dan jauh lebih aman," ujarnya.
Bupati Sigit juga berpesan agar warga saling menjaga dengan menitipkan kondisi rumah kepada tetangga sekitar sebelum berangkat mudik. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....