Polres Wonogiri Bahas Rekayasa Lalu Lintas jelang Mudik

  • 12 Mar 2026 21:40 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wongiri - Polres Wonogiri bersama Pemerintah Kabupaten Wonogiri mulai menyiapkan berbagai langkah pengaturan lalu lintas menjelang arus mudik Lebaran 2026/1447 H. Persiapan tersebut dibahas melalui Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang melibatkan sejumlah instansi terkait.

Rapat digelar pada Kamis 12 Maret 2026 di Ruang Pertemuan Dinas Perhubungan Kabupaten Wonogiri. Pertemuan itu dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Wonogiri dan dihadiri Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Julius Marlon Gawe, serta perwakilan sejumlah instansi seperti Dinas Pekerjaan Umum, Bapperida, BPTD Kelas I Jawa Tengah, BPSPP Provinsi Jawa Tengah Wilayah III Surakarta, BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga Organda.

Kasat Lantas Polres Wonogiri AKP Julius Marlon Gawe mengatakan forum tersebut menjadi sarana koordinasi lintas instansi dalam menyiapkan pengamanan dan pelayanan transportasi selama masa arus mudik dan balik Lebaran.

“Forum ini menjadi langkah koordinasi lintas instansi untuk memastikan kesiapan pelayanan transportasi serta pengamanan jalur selama periode arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya.

Dalam rapat itu juga dibahas rencana pembentukan Posko Angkutan Lebaran 2026 yang akan beroperasi mulai 16 hingga 28 Maret 2026. Posko pemantauan akan ditempatkan di beberapa titik strategis seperti Kantor Dinas Perhubungan, Terminal Tipe A Giri Adipura, sejumlah objek wisata, serta terminal tipe C di wilayah Kabupaten Wonogiri.

Selain itu, rekayasa lalu lintas selama arus mudik akan diterapkan secara situasional melalui koordinasi antara Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Wonogiri. Pengaturan tersebut juga mencakup operasional BRT Trans Jateng serta pengendalian arus kendaraan di kawasan padat aktivitas, seperti Pasar Wonogiri Kota.

Forum LLAJ juga menyepakati pembatasan operasional angkutan barang mulai 13 hingga 29 Maret 2026 guna mengurangi kepadatan kendaraan di jalur utama mudik.

Sementara itu, sejumlah instansi terkait turut mendukung kelancaran arus mudik dengan melakukan perbaikan infrastruktur jalan, pelaksanaan traffic counting, serta menyiapkan posko kesiapsiagaan bencana. (Ril/Ase)

Rekomendasi Berita