Inspektorat Soroti Pentingnya Presisi Anggaran dalam Diseminasi Antikorupsi

  • 25 Jun 2026 13:48 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Inspektorat Kota Surakarta menyoroti pentingnya presisi dalam proses penganggaran saat menggelar kegiatan Penguatan Integritas dan Diseminasi Antikorupsi bagi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Hotel Megaland Solo.

Inspektur Kota Surakarta, Arif Darmawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tahap lanjutan setelah sebelumnya menyasar kepala sekolah, bendahara, camat, lurah, dan sekretaris perangkat daerah. Menurutnya, penguatan integritas diperlukan untuk memperbaiki sejumlah area yang masih menjadi catatan dalam hasil audit.

“Hambatannya selama ini memang hasil dari audit kami ada beberapa area yang harus kita perbaiki. Salah satunya adalah presisi dalam penganggaran,” kata Arif. Kamis 25 Juni 2026.

Ia menjelaskan, ketidaktepatan dalam proses penganggaran sering kali menjadi sumber munculnya temuan yang berulang. Karena itu, peningkatan integritas aparatur dinilai penting agar penyelenggaraan pemerintahan semakin efektif dan efisien.

Selain memperkuat tata kelola pemerintahan, Arif berharap langkah tersebut dapat meningkatkan indeks persepsi korupsi, memperkuat kepercayaan masyarakat, serta mendorong masuknya investasi ke Kota Surakarta.

“Harapannya indeks persepsi korupsi bisa naik, kepercayaan masyarakat menjadi naik, investor juga masuk, dan pelayanan publik kepada masyarakat bisa menjadi lebih baik,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menambahkan bahwa seluruh pimpinan perangkat daerah harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga lingkungan kerja yang bebas korupsi dan gratifikasi.

Menurut Astrid, para kepala OPD memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap proses pemerintahan berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Diharapkan bisa memahami makna integritas, kemudian bagaimana menjaga lingkungan antikorupsi, antigratifikasi dan komitmen bersama dalam rangka menjaga wilayah kerjanya tetap bersih dan transparan dalam pelaporan,” kata Astrid. (Ryan Assyidiqi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....