Ngobrol Bareng Ngabuburit, Strategi Karanganyar Cetak Generasi Anti Korupsi

  • 27 Feb 2026 19:31 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Forum diskusi publik bertajuk "Ngobrol Bareng Ngabuburit" yang melibatkan generasi muda untuk memerangi tindak pidana pencucian uang belangsung meriah di Hotel Taman Sari, Jumat (27/2/2026). Kegiatan ini menjadi wadah edukatif bagi pemuda di Bumi Intanpari dalam memahami bahaya money laundering serta memperkuat integritas diri sejak dini.

Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Komisi Kejaksaan RI, Prof. Dr. Pujiono Suwandi, menekankan bahwa pencucian uang adalah kejahatan serius yang merusak stabilitas ekonomi nasional. Ia mendorong anak muda untuk melek literasi hukum agar mampu menjaga transparansi dan memiliki moralitas yang kuat dalam menghadapi godaan kejahatan keuangan.

“Tindak pidana pencucian uang merupakan kejahatan serius yang berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi dan kepercayaan publik. Penting sekali adanya literasi hukum sejak dini agar generasi muda tidak hanya memahami risiko hukum, tetapi juga memiliki kesadaran moral,” ujar Prof. Dr. Pujiono Suwandi.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, yang hadir mewakili Bupati, memberikan instruksi tegas kepada para peserta diskusi agar menjadi garda terdepan dalam menolak praktik haram tersebut. Menurutnya, masa depan bangsa bergantung pada keberanian generasi masa kini untuk berkata tidak pada segala bentuk korupsi dan pencucian uang.

“Intinya, gerakan pemuda harus berani menolak money laundering. Anak-anak muda Karanganyar harus menjadi pelopor integritas, berani berkata tidak terhadap praktik-praktik yang merugikan bangsa dan negara,” kata Adhe.

Forum yang berlangsung akrab ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, serta jajaran Kejaksaan guna memberikan dukungan penuh terhadap penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih. Pemkab Karanganyar berharap dialog ini melahirkan generasi kritis yang mampu mendukung terwujudnya lingkungan sosial yang bebas dari praktik korupsi.

“Kami berharap tumbuhnya generasi muda yang kritis, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik korupsi maupun pencucian uang,” ujar Wakil Bupati.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....