Komentar RRI Surakarta, Perkuat Pengawasan Pangan

  • 11 Mar 2026 07:45 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Menjelang akhir Ramadan hingga Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H, pemerintah terus memperkuat pengawasan terhadap harga, keamanan, dan mutu pangan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari raya.

Hal itu terungkap pada komentar buletin Warta Pagi RRI Surakarta yang disampaikan Agus Yoga, Rabu, 11 Maret 2026.

Dicontohkan, penguatan pengawasan seperti dilakukan Pemerintah Daerah Klaten bersama unsur terkait. Hasilnya dari 20 item yang diperiksa tiga diantaranya mengandung bahan tidak sehat seperti teri, ikan asin dan cendol.

Diharapkan, selain dari sisi kesehatan, pengawasan bisa menyasar pada pasar tradisional serta simpul-simpul distribusi pangan guna mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun praktik perdagangan yang merugikan masyarakat.

Pada komentar itu Agus Yoga berpandangan, pada pekan ini merupakan minggu-minggu krusial terhadap potensi fluktuasi harga pangan mendekati lebaran. Kondisi seperti itu sehingga tidak hanya dinas terkait yang terjun kelapangan untuk memperkuat dilapangan, namun juga menjadi tugas kita bersama untuk menjaga dan mengendalikan harga pangan.

Pantauannya, meski belum ada lonjakan harga acuan penjualan (HAP) disejumlah komoditas, namun beberapa komoditas perlu mendapat perhatian, seperti cabai rawit merah, telur ayam ras, dan daging ayam ras yang mengalami kenaikan harga di sejumlah wilayah.

Selain pengawasan harga, pemerintah diharapkan memastikan ketersediaan pangan berada dalam kondisi aman disejumlah komoditas strategis seperti beras, jagung, daging ayam, telur ayam ras, gula konsumsi, hingga daging sapi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Agus Yoga juga berpesan, untuk memperlancar arus distribusi, jika dimungkinkan pemerintah juga dapat mengoptimalkan program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP) dari daerah surplus ke daerah defisit. Di sisi lain, pengawasan juga diperkuat melalui Posko Satgas Saber Pelanggaran Pangan di seluruh daerah. (gus)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita