Konten Kreatif di Media Sosial Dinilai Efektif Tarik Wisatawan

  • 16 Mei 2026 13:25 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Teknologi Informasi melalui konten konten pada media sosial, berpengaruh besar pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Terlebih konten persuasif yang mengangkat kekhasan masing masing destinasi wisata setempat.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata, Adi Pamungkas, Sabtu 16 Mei 2026 menjelaskan, media sosial menjadi sumber informasi utama bagi wisatawan. Sebelum mereka berkunjung ke destinasi, mereka akan mencari referensi melalui medsos.

"Berdasarkan perkembangan media sosial, hampir sebagian besar masyarakat mencari referensi dan inspirasi untuk berwisata melalui media sosial, baik TikTok maupun Instagram," ujarnya.

Sehingga tidak bisa dipungkiri, medsos menjadi salah satu faktor penentu kenaikan jumlah wisatawan ke suatu destinasi wisata. Oleh karena itu, pelaku wisata didorong untuk membuat konten yang menekankan storytelling pada isinya.

"Bagaimana membungkus destinasi dan menarasikannya melalui cerita-cerita yang menarik. Entah itu mengangkat urban legend atau kisah-kisah terkait budaya dan sejarahnya," katanya.

Adi Pamungkas mengungkapkan, masyarakat akan semakin penasaran ketika sebuah destinasi bisa dibungkus dengan narasi yang menarik. Terlebih terdapat cerita yang menunjukkan kekhasan masing-masing destinasi.

"Itu menurut kami bisa membuat masyarakat semakin penasaran untuk berkunjung ke destinasi tersebut," tuturnya.

Kepala Bidang Pemasaran Kelembagaan Parekraf, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, Ali Afandi mengakui, saat ini semua informasi bisa dicari melalui media sosial. Oleh karena itu, pihaknya mendorong bagaimana pemanfaatan teknologi untuk mempromosikan wisata.

"Semua itu bertujuan untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan teknologi informasi, khususnya media sosial, untuk informasi terkait pariwisata," katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengapresiasi kolaborasi Kementerian Pariwisata dan Disbudpar Jatim. Yakni pentingnya melibatkan masyarakat dalam mempromosikan potensi wisata melalui media sosial.

"Jadi, kami minta masyarakat dilibatkan di dalam membranding pariwisata yang ada di wilayah Jawa Timur maupun Surabaya khususnya," katanya.

Jumlah potensi wisatawan internasional maupun nusantara, kata Bambang Haryo cukup besar. Salah satu promosi wisata paling efektif saat ini adalah melalui media sosial, karena bisa dijangkau dari berbagai negara dan bahasa.

"Jadi, konten-konten itu diharapkan bisa dinikmati juga oleh masyarakat internasional maupun turis mancanegara," terangnya.

Bambang Haryo berharap, semakin banyaknya masyarakat yang membuat konten konten promosi wisata, akan semakin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Bahkan, dirinya optimis kenaikan jumlah wisatawan mencapai dua sampai tiga kali lipat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....