Kemenpar Promosikan Wisata Edukatif jelang Libur Sekolah
- 15 Mei 2026 17:58 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kementerian Pariwsata mendorong promosi destinasi wisata dalam negeri, khususnya jelang libur sekolah. Salah satunya melalui pameran wisata Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) Travel Fair 2026 di Surabaya.
Tema yang diangkat pada program BBWI kali ini adalah wisata sekolah. Yakni destinasi wisata yang bisa dinikmati dan dikunjungi anak anak sekolah, khususnya wisata edukatif.
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kementerian Pariwisata, Erwita Dianti menjelaskan, setiap daerah didorong untuk mempromosikan potensi wisatanya masing masing. Tujuannya, agar sepanjang lubur sekolah nanti, masyarakat hanya berwisata di Indonesia saja.
"Harapannya ini kan dalam rangka menjelang libur sekolah, jadi kita menargetkannya anak-anak menjelang libur sekolah itu berwisatanya di Indonesia aja," ujarnya, Jumat 15 Mei 2026.
Erwita meyakini, masih banyak potensi wisata yang belum tergali, dan belum diketahui oleh masyarakat luas. Oleh karena itu, melalui program BBWI ini menjadi salah satu upaya untuk menemukenali potensi wisata tersembunyi tersebut.
"Jadi sebenarnya banyak sekali. Di Jawa Timur khususnya, itu belum banyak kita eksplor, jadi makanya BBWI ini dari kota ke kota, InsyaAllah di Indonesia kita akan lakukan, sepanjang kita harus berkolaborasi. Kalau sendirian kementerian mungkin tidak bisa melaksanakan ini," katanya.

Sementara Kepala Bidang Pemasaran dan Kelembagaan Parekraf, Dinas Kebudayaan dan Pariwsata Jatim, Ali Afandi berharap, sepanjang libur sekolah, siswa siswi memanfaatkan destinasi wisata di Jatim saja. Beragam wisata, mulai dari wisata alam, buatan, edukatif, bahkan wisata kuliner.
"Kita mendorong bangga berwisata di Indonesia, itu kan secara umum. Tapi kalau di Jawa Timur, ya bangga berwisata di Jawa Timur. Dan perlu kami informasikan di Jawa Timur itu ada sekian ribu destinasi wisata, baik itu wisata alam, wisata buatan. Jadi banyak sekali," katanya.
Bahkan Jatim memiliki 743 Desa Wisata yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menikmati momen libur sekolah. Salah satu Desa Wisata yang diakui nasional adalah desa Ketapanrame Kabupaten Mojokerto.
"Yang itu bisa menjadi salah satu yang kita banggakan karena berprestasi tingkat nasional. Nah yang lainnya juga akan banyak sekali desa wisata yang bisa kita dorong. Kalau misalnya di Jember itu ada desa wisata yang mengusung untuk permainan tradisional," terangnya.
Dalam rangka program BBWI, Kementerian Pariwisata menggelar pameran wisata selama tiga hari di atrium Tunjungan Plaza 6 Surabaya. Pameran ini tidak hanya diikuti perwakilan destinasi wisata Jatim, tetapi juga dari sejumlah wilayah di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....