Kampung Coklat, Wisata Edukatif & Inovatif
- 20 Mar 2026 11:53 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kampung Coklat merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang menawarkan konsep wisata edukasi berbasis agroindustri kakao. Tempat ini tidak hanya menjadi lokasi rekreasi keluarga, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran mengenai proses pengolahan cokelat dari hulu hingga hilir.
Mengutip dari website kampungcoklat.id, Kampung Coklat terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, tepatnya berada di Jalan Banteng Blorok 18 Kademangan, Kabupaten Blitar. Sejak berdiri, Kampung Coklat berhasil menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara karena keunikan konsepnya yang menggabungkan edukasi, kuliner, dan hiburan dalam satu kawasan terpadu.
Kawasan ini dikembangkan dengan memanfaatkan potensi lokal berupa tanaman kakao yang memang banyak dibudidayakan di wilayah setempat.
Pengunjung dapat melihat langsung proses budidaya tanaman kakao, mulai dari penanaman, perawatan, hingga panen.
Selain itu, tersedia juga workshop pengolahan biji kakao menjadi berbagai produk olahan seperti cokelat batangan, minuman cokelat, hingga aneka makanan berbahan dasar cokelat. Pengunjung, khususnya pelajar, dapat mengikuti kegiatan praktik langsung seperti membuat cokelat sendiri.
Hal ini sejalan dengan konsep wisata edukasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan. Tidak hanya itu, fasilitas pendukung seperti area bermain anak, taman, pusat oleh-oleh, dan kafe tematik turut melengkapi pengalaman wisata.
Dari sisi ekonomi, keberadaan Kampung Coklat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Banyak warga lokal yang terlibat sebagai tenaga kerja maupun pelaku usaha kecil, seperti penjual makanan dan kerajinan.
Dengan demikian, destinasi wisata satu ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat wisata, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi lokal berbasis komunitas. Kampung Coklat mencerminkan perpaduan antara sektor pertanian dan pariwisata (agrowisata).
Konsep ini dinilai efektif dalam meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, sekaligus memperkenalkan potensi daerah setempat kepada masyarakat luas. Selain itu Keberhasilan Kampung Coklat juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan wisata berbasis potensi lokal yang edukatif dan berkelanjutan.
Kampung Coklat di Blitar merupakan destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga nilai edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan konsep agrowisata yang inovatif, tempat ini mampu menjadi ikon pariwisata daerah sekaligus sarana pembelajaran tentang pentingnya pengolahan sumber daya lokal secara kreatif dan berkelanjutan.
Nah bagi kalian yang belum pernah kesana, yuk segera masukkan ke list destinasi kunjungan kamu. Untuk tiket masuknya cukup terjangkau kok, Dikutip dari Instagram kampung coklat (@kampung_coklat), cukup dengan Rp 20.000 per orang untuk tiket regular, dan Rp 35.000 per orang untuk tiket terusan.
Sedangkan jam operasional kampong coklat, dibuka mulai pukul. 08.00 – 17.00 WIB untuk hari biasa/weekday (senin - jum’at), dan pukul. 08.00 – 18.00 WIB untuk weekend & tanggal merah (Sabtu, Minggu dan hari libur). Namun khusus untuk Hari Raya Idul Fitri 1447 H jam operasional mengalami perubahan yaitu untuk hari pertama lebaran dibuka pada pukul. 12.00 – 16.00 WIB, sementara untuk hari kedua dan seterusnya kembali normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....