Libur Nataru, Pengelola Wisata Pacet Perketat Keselamatan
- 18 Des 2025 18:34 WIB
- Surabaya
KBRN, Mojokerto: Menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025, pengelola kawasan wisata air panas Padusan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, melakukan pengecekan dan pembaruan menyeluruh terhadap berbagai fasilitas keselamatan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan di tengah potensi peningkatan kunjungan serta kondisi cuaca musim hujan.
Pengecekan difokuskan pada kelengkapan rambu larangan, papan petunjuk arah, penanda jalur evakuasi, hingga titik kumpul darurat di seluruh area wisata. Seluruh perangkat keselamatan tersebut diperbarui sebagai bagian dari mitigasi risiko bencana selama periode libur akhir tahun.
Site Manager Perhutani Alam Wisata (Palawi) kawasan Padusan Pacet, Rofi’i, mengatakan pemasangan papan informasi keselamatan merupakan prosedur standar di kawasan wisata alam. Namun, khusus menjelang libur Natal dan Tahun Baru, pengelola melakukan pemeliharaan dan pembaruan secara lebih intensif.
"Papan peringatan selalu kita pasang, seperti jalur evakuasi dan titik kumpul. Namun pada pelaksanaan mitigasi menjelang Nataru, seluruhnya kita perbarui agar tetap jelas dan layak digunakan," ujar Rofi’i, Kamis (18/12/2025).
Menurutnya, upaya mitigasi tidak hanya berkaitan dengan pengendalian aliran sungai atau titik rawan bencana, tetapi juga mencakup penguatan sarana keselamatan di kawasan publik. Seluruh papan petunjuk dan rambu larangan dipastikan terawat dan mudah dipahami oleh pengunjung.
"Kawasan publik harus selalu dilakukan pemeliharaan. Papan petunjuk dan larangan itu wajib ada, tinggal kita lengkapi dan perbaiki sesuai kebutuhan," katanya.
Meski demikian, pengelola tetap mempertimbangkan aspek estetika kawasan wisata. Penempatan papan imbauan dilakukan secara terukur agar tidak mengganggu kenyamanan dan keindahan lingkungan alam.
"Kalau terlalu banyak papan imbauan, justru bisa mengganggu pemandangan. Karena itu, kami tempatkan di ruang-ruang publik yang mudah terlihat dan terbaca," ujar Rofi’i.
Dengan penguatan fasilitas keselamatan tersebut, pengelola berharap wisatawan dapat berlibur dengan aman dan nyaman selama musim libur akhir tahun, meskipun curah hujan diperkirakan masih tinggi.
"Tidak hanya meminimalisir risiko aliran sungai, kami juga melengkapi jalur evakuasi, titik kumpul, serta rambu larangan dan imbauan agar seluruh aktivitas wisata tetap berjalan aman," harapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....