Puluhan Pelaku UMKM Lokal Mawatu Tarik Wisatawan Jatim
- 17 Nov 2025 17:58 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Kawasan niaga Mawatu kini menjadi magnet baru bagi wisatawan, khususnya dari Jawa Timur, berkat kehadiran 36 pelaku UMKM lokal yang menampilkan berbagai produk kreatif. Sejak dibuka pada Oktober 2025, kawasan ini berkembang sebagai pusat ekonomi kreatif yang melibatkan masyarakat setempat.
Seaside Market, area kreatif di Mawatu, menjadi wadah bagi pengrajin, seniman, dan pengusaha kuliner untuk memperkenalkan produk mereka kepada ribuan pengunjung setiap minggunya.
“Mawatu bukan sekadar proyek gaya hidup, tapi gerakan kolaboratif untuk membuka ruang bagi masyarakat lokal agar bisa tumbuh bersama potensi pariwisata global,” kata Direktur Mawatu, Heryanto Kurniawan, dalam siaran pers, Senin (17/11/2025).
Program rutin yang melibatkan masyarakat, seperti Yoga oleh Markandeya Yoga dan Zumba oleh komunitas Zumba Bajo Squad setiap akhir pekan, turut menciptakan suasana aktif dan sehat di kawasan ini. Selain itu, acara hiburan seperti “Boo-Gie Nights” pada perayaan Halloween menghadirkan live music, pertunjukan sulap, dan kompetisi kostum yang melibatkan talenta lokal.
| Baca juga: Wisata Kuliner Malam Tretes |
Gus Kiply, pemilik usaha kuliner Gedong Bajo, mengaku merasakan manfaat langsung dari kehadiran Seaside Market. “Sejak bergabung di Seaside Market, usaha kami mendapat lebih banyak perhatian dari wisatawan dan beberapa mitra bisnis baru. Mawatu memberi kami kesempatan memperkenalkan produk lokal dengan cara profesional, tanpa kehilangan ciri khas daerah kami,” ujarnya.
Bagi pengunjung asal Jawa Timur, Mawatu menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan destinasi lain di Labuan Bajo. “Dari sini bisa lihat pemandangan Labuan Bajo yang indah, apalagi kalau ada live band atau DJ. Banyak karya warga lokal yang sekarang punya ruang untuk tampil,” ujar Maria, salah satu wisatawan.
Antusiasme masyarakat dan wisatawan menunjukkan bagaimana Mawatu berkembang menjadi destinasi pilihan yang bukan hanya menggerakkan roda usaha, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap potensi lokal. Kawasan ini menjadi ruang interaksi sosial sekaligus ekonomi kreatif.
Ke depan, Mawatu akan terus memperluas kolaborasi dengan komunitas, brand nasional, dan internasional untuk memperkuat ekosistem kreatif. Kawasan ini diharapkan menjadi ruang pertemuan antara ide lokal dan peluang global, mencerminkan semangat pariwisata yang tumbuh dari masyarakatnya sendiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....