Indahnya Lautan Awan Puncak Gunung Buthak via Panderman

  • 14 Agt 2025 15:12 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Bagi pendaki yang mencari kombinasi jalur menantang dan panorama menawan, Gunung Buthak via Panderman menjadi pilihan yang menakjubkan. Gunung setinggi 2.868 mdpl ini terletak di perbatasan Malang–Blitar dengan jalur Panderman di Kota Batu menjadi rute favorit para pendaki.

Menurut Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) setempat rata-rata waktu tempuh dari Basecamp Panderman hingga puncak Gunung Butak adalah 7–9 jam, tergantung kecepatan dan durasi istirahat. Pendaki biasanya memilih untuk bermalam di sabana sebelum melanjutkan pendakian ke puncak keesokan harinya, demi menikmati sunrise yang memandikan lanskap pegunungan Jawa Timur dengan cahaya keemasan. Namun, tak sedikit juga para pendaki yang melakukan tektok di gunung ini.

Pendakian biasanya dimulai dari Basecamp Panderman yang berada di kawasan Songgoriti, Kota Batu. Dari sini, pendaki akan melewati pos-pos di Panderman yang terkenal dengan pemandangan Kota Batu dari ketinggian. Pos 4 yang merupakan sabana sekaligus camp site adalah pos terakhir sebelum menuju puncak. Hamparan rumput luas dengan latar Gunung Kawi di satu sisi dan Arjuno–Welirang di sisi lain, membuat siapa pun ingin berhenti sejenak untuk berfoto atau sekadar menikmati udara pegunungan.

Dari sabana, jalur menuju puncak mulai menantang, dengan tanjakan terjal yang membutuhkan stamina ekstra. Sesampainya di puncak, pendaki akan disuguhi lautan awan yang luar biasa indah membentang sejauh mata memandang, seakan berada di negeri di atas langit.

Pendakian Gunung Buthak via Panderman bukan sekadar perjalanan menuju puncak, tetapi juga pengalaman menyatu dengan alam dari gemerlap malam Kota Batu, semilir angin sabana, dan pemandangan lautan awan yang tiada batasnya. Sebuah petualangan yang meninggalkan jejak tak terlupakan di hati setiap pendaki.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....