Pengelola Wisata Padusan Rutin Mitigasi Hadapi Cuaca Ekstrem

  • 15 Jan 2025 18:04 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Mojokerto: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di beberapa wilayah di Indonesia. Melalui akun resmi Instagram @infobmkg pada Rabu, 15 Januari 2025, BMKG memprediksi wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang.

BMKG juga menyebutkan bahwa fenomena cuaca ekstrem di musim penghujan ini berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi pengelola wisata yang berlokasi di kawasan pegunungan.

Menghadapi fenomena tersebut, pengelola kawasan wisata Padusan Pacet, di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, telah mengantisipasinya, seperti dengan pemasangan plakat himbauan dan mitigasi kebencanaan bersama pihak terkait.

Asisten Site Manager kawasan wisata Padusan Pacet, Parwoto, mengatakan bahwa terdapat sejumlah papan himbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan, serta pemasangan prasarana pengumuman bahaya di sejumlah titik lokasi wisata.

"Untuk pengunjung, kami menghimbau agar segera meninggalkan lokasi jika terjadi angin atau hujan deras. Misalnya, jika ada tanda-tanda angin kencang, pengunjung diingatkan untuk segera mengungsi. Kami juga memiliki speaker untuk memberikan peringatan. Setiap hari, ada pengamanan dari puskesmas untuk memberikan pertolongan pertama," kata Parwoto kepada RRI, Rabu (15/1/2025).

Selain itu, pihaknya juga rutin menggelar mitigasi bencana longsor dan angin kencang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dan Perhutani. Perawatan rutin untuk membersihkan tanaman liar dan sampah juga selalu dilakukan oleh petugas pengelola Padusan Pacet.

"Mitigasi bencana ini memang kami gelar secara rutin bersama BPBD dan Perhutani untuk mendeteksi titik-titik rawan, sehingga bisa segera kita antisipasi," terangnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Yoi'e Afrida, sebelumnya mengimbau masyarakat untuk selalu mewaspadai cuaca ekstrem yang akan terjadi selama musim penghujan.

"Peringatan dari BMKG menyatakan bahwa kita masih berada dalam kondisi cuaca ekstrem. Saya mengimbau kepada masyarakat Mojokerto, jika terjadi hujan lebat, jangan berteduh di tempat-tempat yang rindang atau di bawah pohon, serta hindari tempat-tempat yang rawan longsor atau banjir," imbaunya.

Meski demikian, jumlah pengunjung di kawasan wisata Padusan Pacet pada hari biasa tidak menunjukkan perubahan signifikan selama musim hujan ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....