UMKM Surabaya Hadapi Tantangan Modal dan Digitalisasi

  • 13 Apr 2025 12:38 WIB
  •  Surabaya

KBRN Surabaya: UMKM dan industri kreatif memiliki peran strategis sebagai tulang punggung ekonomi nasional, terutama di Jawa Timur. Dalam kondisi global yang tidak menentu, pelaku UMKM dituntut untuk berinovasi dan bertahan.

Menurut Rachman, pelaku UMKM Kuliner Cuanki Surabaya, tantangan seperti akses modal, perluasan pasar, dan transformasi digital masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, ia menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan stakeholder lain untuk memberikan pendampingan, pelatihan, serta kebijakan yang mendukung usaha kecil dan kreatif.

“Saya juga menjadi distributor Ciomy Surabaya UMKM kuliner yang berlokasi di YKP Penjaringan Sari II Blok L/8. Saya ingin terus berinovasi dalam pemasaran untuk meningkatkan omset penjualan,” ungkapnya, Minggu (13/4/2025).

Bagi pelaku UMKM, membaca peluang pasar, baik lokal maupun global, menjadi sangat penting. Adaptasi terhadap teknologi, memahami perilaku konsumen digital, serta membangun jejaring komunitas bisnis adalah kunci untuk membuka potensi yang lebih besar.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, UMKM dan industri kreatif bisa menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri dan berdaya saing dengan produk luar negeri. Kecanggihan teknologi akan mendukung inovasi yang dilakukan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....