Dosen UNAIR : Gerakan Makan Lokal di Hari Gizi Nasional
- 26 Jan 2025 20:56 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya : Pemerintah telah menetapkan sejak 25 Januari 1960, sebagai Hari Gizi Nasional dengan membentuk Lembaga Makanan Rakyat (LMR) di era Presiden Soekarno, untuk mengatasi kelaparan akibat transisi ekonomi pasca-kemerdekaan.
Namun, Hari Gizi Nasional tahun 2025, di saat Presiden Prabowo Subianto, meluncurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Moordiati SS, M Hum, dosen sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (UNAIR) mengatakan Hari Gizi Nasional membawa misi untuk menciptakan generasi sehat yang mampu membangun bangsa.
“Saat itu, fokus utama adalah menggali potensi pangan lokal seperti singkong, jagung, dan sagu. Hal tersebut dilakukan untuk memberdayakan petani lokal, dan tidak tergantung pada impor” jelas Moordiati SS, M Hum, Minggu (26/1/2025).
“Indonesia memiliki singkong, ubi, hingga tiwul yang kaya nutrisi. Namun masyarakat, saat ini lebih memilih makan fast food,” sambungnya.
Moordiati berharap, pemerintah bisa mencanangkan gerakan makan lokal mingguan, dengan mengajak semua lapisan masyarakat.
“Apabila pada hari tertentu, pegawai negeri, siswa, dan pekerja swasta, mengkonsumsi makanan dari produk lokal, selain dapat meningkatkan gizi, namun juga perekonomian petani,” katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....