Keunggulan Terlepas, Aji Santoso Soroti Mental Pemain
- 19 Sep 2026 19:38 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - De Red FC gagal mempertahankan keunggulan tiga gol dan harus puas bermain imbang 3-3 melawan RANS Nusantara FC pada laga di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Sabtu, 19 September 2026.
Pelatih De Red FC, Aji Santoso, menyayangkan hasil tersebut. Menurutnya, tim sudah berada dalam posisi yang sangat menguntungkan setelah unggul 3-0, tetapi sejumlah kesalahan membuat RANS Nusantara FC mampu bangkit dan menyamakan kedudukan.
"Yang jelas, cukup disayangkan. Kita sudah unggul dan berharap bisa mempertahankan keunggulan tersebut. Namun, ada beberapa kesalahan dalam permainan kami sehingga tim tamu bisa menyamakan kedudukan menjadi 3-3," ujar Aji.
Aji menilai pertandingan tersebut menjadi pelajaran penting bagi timnya, terutama terkait ketenangan dan mental pemain ketika berada dalam posisi unggul.
"Ketika kami unggul 3-1, sebenarnya ada dua peluang yang seharusnya bisa menjadi gol dan mengunci pertandingan. Namun, pemain terlalu terburu-buru atau terlalu bernafsu dalam mengambil keputusan," katanya.
Menurut Aji, situasi pertandingan mulai berubah setelah RANS Nusantara FC berhasil memperkecil ketertinggalan. Gol tersebut membuat kepercayaan diri tim tamu meningkat, sementara pemain De Red FC justru mulai kehilangan ketenangan.
"Setelah RANS mencetak gol dan skor menjadi 3-2, mental pemain lawan naik. Sebaliknya, mental pemain kami justru lebih panik. Ini akan menjadi evaluasi buat kami," ucapnya.
Aji juga menyoroti sejumlah kesalahan yang terjadi di lini permainan De Red FC. Ia menegaskan, kesalahan-kesalahan tersebut harus segera diperbaiki agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Yang jelas, ini akan menjadi evaluasi lagi bagi kami. Sudah unggul 3-0, tetapi akhirnya pertandingan berakhir imbang. Kami akan memperbaiki lagi, terutama mental para pemain. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik," tutur Aji.
Sementara itu, pencetak gol ketiga De Red FC, M. Supriadi, juga mengaku kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Ia menilai tim harus segera mengambil pelajaran dari kegagalan mempertahankan keunggulan.
"Yang jelas, saya bersama tim sangat menyayangkan hasil pertandingan ini. Kami sebagai pemain juga kecewa dan bersedih karena sudah unggul, tetapi akhirnya pertandingan berakhir imbang," kata Supriadi.
Supriadi menegaskan, hasil tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi para pemain. Ia berharap De Red FC mampu bangkit dan tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
"Kami harus menjadikan hasil ini sebagai evaluasi dan belajar dari kesalahan yang terjadi. Semoga pada pertandingan berikutnya kami bisa bermain lebih baik dan memberikan hasil maksimal untuk tim," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....