Soekarno Cup 2026 Jadi Panggung Unjuk Kemampuan Talenta Muda

  • 25 Agt 2026 09:31 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Turnamen Soekarno Cup 2026 resmi berakhir setelah Banteng Jawa Barat tampil sebagai juara usai mengalahkan Banteng Bali dalam babak final di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin 24 Agustus 2026. Gelaran tahun kedua ini benar-benar menjadi wadah bagi talenta-talenta muda untuk menunjukkan kemampuannya.

Di tahun ini, turnamen khusus U-17 ini semakin kompetitif dengan jumlah 400 talenta muda dari 16 provinsi yang ikut ambil bagian. Laga yang berlangsung di Surabaya yang dikenal memiliki sejarah panjang Soekarno menambah semangat untuk tampil terbaik.

Tak hanya sekadar sepak bola, event ini juga menghadirkan teknologi yang canggih bagi masyarakat dan peserta. Selain penggunaan VAR untuk pertandingan, masyarakat juga disuguhkan pertunjukan drone dengan gambar dan pesan penting.

"Mas Prananda memberikan apresiasi yang luar biasa dari terobosan teknologinya, dari kekompakan timnya, dan semua menunjukkan semangat Soekarnoisme yang luar biasa. Paling penting kita semua satu saudara," kata Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyampaikan pesan Prananda Prabowo selaku Founder Soekarno Cup.

Sementara itu, Komarudin Watubun selaku Ketua Panitia Soekarno Cup 2026 mengatakan, turnamen di Surabaya berjalan sukses dan mampu mengadirkan banyak talenta muda berbakat. Menurutnya, seluruh pemain muda asal daerah memiliki bakat yang perlu terus diasah untuk menjadi lebih baik.

”Malam final ini bukan sekadar pertandingan biasa. Malam ini kita menyatukan dua nama besar yang menentukan Merah Putihnya sejarah bangsa, Bung Karno dan Bung Tomo. Di stadion ini, nama mereka menyatu dengan gemuruh suara penonton dan semangat para talenta muda akar rumput dari pelosok Tanah Air yang berlaga di panggung nasional ini,” ujar Ketua Panitia Pusat Soekarno Cup 2026, Komarudin Watubun.

Ia mengimajinasikan, Bung Karno dan Bung Tomo saat ini sedang menyaksikan anak-anak muda Indonesia bertanding dengan senyuman bangga. ”Mereka melihat api perjuangan yang dahulu mereka nyalakan, kini terus menyala di dada generasi muda,” ujarnya dihadapan penonton.

Bung Karno dilahirkan di Surabaya pada 6 Juni 1901 dan menghabiskan masa remaja di Surabaya dengan indekos di rumah tokoh Islam, HOS Tjokroaminoto. Pemikiran dan cita-cita besarnya tentang Indonesia dibentuk sejak masa remaja ketika bergulat dengan kehidupan rakyat Surabaya, serta dinamikan pemikiran tokoh-tokoh di Kota Pahlawan.

Karena itu, ia mengatakan, gelaran Soekarno Cup ingin mempertemukan sejarah perjuangan bangsa dengan cita-cita generasi masa depan melalui lapangan sepak bola. ”Saya mengingatkan sebuah pesan besar Bung Karno, ’Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.’ Pesan itu bukan sekadar kata-kata. Itu adalah keyakinan bahwa pemuda Indonesia memiliki tenaga, keberanian, kreativitas, dan semangat untuk membawa bangsa ini menjadi bangsa yang besar,” ujarnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....