Pengamat Sepakbola: Gagal di AFF, PSSI Harus Pecat John Herdman

  • 08 Agt 2026 22:28 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pengamat sepak bola nasional Alief Syachviar menilai hasil imbang 1-1 Timnas Indonesia melawan Singapura di Piala AFF, menjadi catatan serius. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pelatih John Herdman, bahkan bisa diberhentikan.

Alief menegaskan, dukungannya terhadap Timnas Indonesia tidak bergantung pada sosok pelatih yang menangani skuad Garuda. Ia mengatakan, siapapun pelatih yang mampu membawa prestasi Timnas Indonesia harus mendapatkan dukungan.

“Kita ingin prestasi Timnas Indonesia baik. Kita tidak melihat nama siapapun pelatihnya, tetapi siapa yang bisa membawa prestasi,” ujar Alief, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Namun, Alief menilai John Herdman layak diganti apabila hasil yang diraih Timnas Indonesia terus menunjukkan tren negatif. Menurutnya, keputusan tersebut harus didasarkan pada prestasi dan kebutuhan tim, bukan persoalan pribadi.

“Kalau memang John Herdman hasilnya jelek, ya tentu sebaiknya diganti,” katanya. Alief mengatakan, Timnas Indonesia masih memiliki agenda penting, termasuk Piala Asia 2027, karena evaluasi terhadap pelatih perlu dilakukan sebelum tim menghadapi persaingan lebih berat.

“Kita masih ada Piala Asia tahun depan. Semua ini karena kita cinta Timnas Indonesia dan dada kita ini merah putih,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan dukungannya terhadap mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bukan didasarkan hubungan pribadi. Alief mengaku belum pernah bertemu maupun berjabat tangan dengan pelatih asal Korea Selatan tersebut.

“Saya mendukung Shin Tae-yong karena selalu melihat prestasinya baik. Itu sebuah realita, kita harus berpikir logis dan realistis,” ujarnya.

Alief menilai permainan Timnas Indonesia di bawah John Herdman masih terlalu bergantung pada umpan silang dan bola panjang. Menurutnya, strategi tersebut terlihat ketika Indonesia menghadapi Timor Leste, Kamboja, hingga Singapura.

“John Herdman cuma bisa menang melawan Timor Leste dan Kamboja karena taktiknya mengandalkan crossing kepada Baker,” ujarnya. Ia menilai strategi tersebut kurang efektif ketika menghadapi lawan dengan kualitas permainan lebih baik.

Menurutnya, pertandingan melawan Singapura memperlihatkan keterbatasan variasi taktik yang dimiliki Timnas Indonesia. “Kegagalan ini mutlak kesalahan pelatih, dan PSSI harus memecat John Herdman jika tidak ingin Timnas menjadi bulan-bulanan di Piala Asia 2027,” ucap Alief.

Alief mengingatkan, kualitas sepak bola Indonesia sebelumnya telah mengalami peningkatan hingga mampu bersaing di level Asia. Karena itu, ia khawatir kegagalan melakukan evaluasi dapat membuat perkembangan tersebut kembali mengalami kemunduran.

“Apa susahnya memecat pelatih dibandingkan martabat bangsa di sepak bola hancur,” katanya. Ia menilai investasi pemain naturalisasi harus diimbangi dengan kualitas taktik dan kepelatihan yang memadai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....