PSSI Tetapkan de Red FC Bermarkas Resmi di Surabaya

  • 05 Agt 2026 15:57 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID,Surabaya – Kongres PSSI 2026 resmi mengesahkan transformasi Dejan FC menjadi de Red FC sekaligus menetapkan Surabaya sebagai markas baru klub tersebut. Keputusan yang diambil dalam Kongres PSSI menandai dimulainya babak baru bagi klub yang akan berkandang di Stadion Gelora 10 November Tambaksari.

‎CEO de Red FC, Daniel Rohi, mengatakan perpindahan home base ke Surabaya bukan sekadar perubahan identitas klub, melainkan bagian dari strategi jangka panjang untuk membangun kekuatan sepak bola berbasis pembinaan usia muda di Jawa Timur. "Transformasi ini bukan sekadar pergantian nama. Ini adalah awal dari visi baru. Kami ingin membangun klub yang tumbuh bersama masyarakat Jawa Timur, menjadi bagian dari ekosistem sepak bola Surabaya, serta memberikan kontribusi nyata melalui pembinaan pemain muda," ujar Daniel dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu, 5 Agustus 2026.

‎Daniel menilai Surabaya dipilih karena memiliki sejarah panjang sebagai salah satu kota dengan tradisi sepak bola terkuat di Indonesia. Menurutnya, keberadaan kompetisi usia dini, sekolah sepak bola, akademi, serta antusiasme masyarakat menjadi modal besar untuk mengembangkan klub.

‎"Surabaya memiliki tempat yang sangat istimewa dalam sejarah sepak bola Indonesia. Kota ini memiliki tradisi yang kuat, ekosistem pembinaan yang hidup, dan masyarakat yang mencintai sepak bola dengan sepenuh hati. Kami melihat potensi besar tersebut dan ingin ikut menjadi bagian dari perjalanan panjang sepak bola Surabaya," katanya.

‎Ia menegaskan kehadiran de Red FC bukan untuk menjadi pesaing klub-klub yang telah lebih dulu mengakar di Kota Pahlawan, melainkan melengkapi ekosistem sepak bola yang sudah terbentuk. "Kami datang dengan penuh rasa hormat. Kami percaya kemajuan sepak bola tidak dibangun oleh satu klub saja. Semakin banyak klub yang berkomitmen terhadap pembinaan pemain muda, semakin besar peluang lahirnya pemain-pemain berkualitas bagi Jawa Timur dan Indonesia," ujarnya.

‎Sebagai bentuk keseriusan, de Red FC menunjuk Aji Santoso sebagai pelatih kepala. Daniel menyebut mantan pelatih Persebaya Surabaya itu memiliki rekam jejak kuat dalam mengembangkan pemain muda dan memahami karakter sepak bola Jawa Timur.

‎"Kami merasa sangat beruntung dapat bekerja sama dengan Coach Aji Santoso. Filosofi beliau dalam membina pemain muda sangat sejalan dengan arah pembangunan de Red FC. Kami ingin membangun klub yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga menjadi tempat lahirnya pemain-pemain masa depan Indonesia," tuturnya.

‎Daniel menambahkan, transformasi menjadi de Red FC tetap menghormati sejarah Dejan FC sebagai fondasi perjalanan klub. Identitas baru tersebut diharapkan mampu mendekatkan klub dengan masyarakat Jawa Timur sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembinaan sepak bola nasional.

‎"Kami ingin dikenal bukan hanya karena nama klub, tetapi karena kontribusi nyata. Kami berharap de Red FC dapat tumbuh bersama masyarakat Surabaya, menjadi bagian dari perkembangan sepak bola Jawa Timur, dan turut melahirkan generasi baru pemain Indonesia yang berprestasi," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....