Tavares Nilai Jadwal Semifinal Kurang Menguntungkan Persebaya
- 02 Agt 2026 08:51 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Persebaya Surabaya mengeluhkan padatnya jadwal pertandingan menjelang laga semifinal Piala Presiden 2026 melawan Arema FC. Pelatih Bernardo Tavares menilai waktu pemulihan yang dimiliki timnya jauh lebih singkat dibandingkan calon lawannya.
Menurut Tavares, Persebaya harus menjalani tiga pertandingan fase grup dalam rentang waktu yang padat. Kondisi tersebut membuat pemain memiliki waktu istirahat yang terbatas sebelum kembali bertanding di semifinal.
"Arema memiliki waktu pemulihan sekitar satu setengah hari lebih lama dibanding kami. Situasi ini tidak mudah bagi tim yang berasal dari Grup B. Setelah memainkan tiga pertandingan dalam waktu yang sangat singkat, waktu pemulihan menjadi sangat terbatas," ujar Tavares, usai pertandingan.
Pelatih asal Portugal itu mengatakan kondisi tersebut memaksanya melakukan rotasi pemain sepanjang fase grup. Langkah itu diambil untuk mengurangi risiko cedera akibat padatnya jadwal pertandingan.
"Kami harus melakukan rotasi pemain. Kalau tidak, risiko cedera akan jauh lebih tinggi," ucapnya.
Tavares berharap penyelenggara dapat memberikan jeda pertandingan yang lebih ideal. Menurutnya, waktu istirahat yang cukup tidak hanya penting untuk memulihkan kondisi fisik pemain, tetapi juga memberi kesempatan tim menjalani sesi latihan.
"Kalau saya yang bisa menentukan, tentu saya lebih memilih ada jeda yang lebih panjang di antara pertandingan. Bukan hanya agar pemain bisa pulih, tetapi juga supaya kami punya waktu untuk berlatih. Saat ini kami praktis hanya melakukan pemulihan lalu langsung bermain lagi," tegasnya.
Ia menegaskan pemain membutuhkan waktu pemulihan yang memadai agar dapat tampil dalam kondisi terbaik. Apalagi, jadwal pertandingan juga disertai dengan perjalanan yang menguras tenaga.
"Pemain bukanlah mesin. Kalau waktu pemulihan tidak cukup ditambah harus melakukan perjalanan lagi, tentu akan sangat berpengaruh terhadap kondisi mereka," lanjutnya.
Meski berhasil mengamankan tiket ke semifinal, Tavares mengakui Persebaya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Salah satunya adalah meningkatkan kualitas pengambilan keputusan para pemain saat membangun serangan agar tampil lebih efektif pada laga berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....