Persebaya Gunakan VALD Performance untuk Pantau Kondisi Pemain

  • 09 Jul 2026 21:12 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Persebaya Surabaya terus memperkuat fondasi pembinaan menjelang bergulirnya Liga 1 musim 2026/2027 melalui pendekatan berbasis sports science. Setelah menjalani medical check-up, seluruh pemain kini mengikuti pemetaan kondisi fisik menggunakan teknologi VALD Performance untuk mendukung penyusunan program latihan yang lebih terukur.

Teknologi tersebut digunakan untuk mengukur berbagai aspek kebugaran pemain, mulai dari kekuatan otot, keseimbangan tubuh, kapasitas fisik, hingga potensi risiko cedera. Hasil pengujian kemudian menjadi dasar bagi tim pelatih dan tim medis dalam menyusun program latihan sesuai kebutuhan masing-masing pemain.

CEO Persebaya, Azrul Ananda, mengatakan penguatan tim tidak hanya dilakukan melalui perekrutan pemain dan pelatih. Menurutnya, klub juga terus berinvestasi pada fasilitas dan teknologi yang mendukung proses pembinaan secara berkelanjutan.

"Sejak tahun lalu kami sudah membangun gym dan terus melengkapinya. Kemudian sejak awal tahun Persebaya Academy bersama DBL Indonesia sudah berinvestasi pada perangkat sports science seperti VALD Performance ini," kata Azrul dalam keterangan resminya, Kamis, 9 Juli 2026.

Azrul menambahkan, Persebaya juga mulai mengembangkan sistem analisis pemain yang lebih modern. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendukung proses pencarian pemain, evaluasi performa, hingga penyusunan kebutuhan skuad sesuai filosofi permainan tim.

"Tentu harapannya semua ini dapat membantu Persebaya meraih target tertinggi musim ini. Paling tidak, menjadi fondasi yang lebih baik dan konsisten bagi perkembangan Persebaya dalam jangka menengah maupun panjang," lanjutnya.

Sementara Chief Medical Officer Persebaya, dr. Pratama Wicaksana Widjaja, Sp.OT(K), menjelaskan penggunaan VALD Performance merupakan bagian dari rangkaian pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan sebelum kompetisi dimulai. Pemeriksaan diawali dengan medical check-up bersama tim multidisiplin sebelum pemain menjalani pengujian kondisi fisik menggunakan perangkat tersebut.

"Data tersebut menjadi dasar bagi pelatih fisik maupun pelatih teknik dalam menyusun program latihan selama satu musim. Bagi tim medis, data ini juga menjadi profil setiap pemain untuk mengidentifikasi risiko cedera sekaligus meningkatkan performa mereka," tegasnya

Melalui data yang dihasilkan, tim pelatih dapat menyusun program latihan individual sesuai kondisi setiap pemain. Sementara tim medis memanfaatkan hasil pengukuran untuk memantau perkembangan fisik sekaligus menekan risiko cedera sepanjang musim.

Penggunaan VALD Performance sendiri masih tergolong baru di Indonesia. Meski demikian, Persebaya telah mengintegrasikan teknologi tersebut sejak 2025 melalui kerja sama dengan DBL Indonesia sebagai bagian dari strategi membangun tim yang lebih kompetitif dengan dukungan data dan teknologi.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....