Mamak: Tersingkirnya Jerman dan Belanda Bukti Persaingan Merata

  • 01 Jul 2026 22:07 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Pelatih sepak bola nasional Muhammad Zein Al Haddad menilai tersingkirnya Timnas Jerman dan Belanda pada babak knockout awal Piala Dunia 2026 menjadi bukti persaingan sepak bola dunia semakin merata. Menurutnya, negara-negara dari Afrika dan Amerika Latin kini tidak lagi bisa dipandang sebelah mata.

Mamak, panggilan akrab Muhammad Zein Al Haddad mengaku tidak menyangka dua negara yang selama ini menjadi langganan peserta dan kandidat juara Piala Dunia harus angkat koper lebih cepat. Hasil tersebut menunjukkan tidak ada lagi tim yang bisa mengandalkan reputasi semata.

"Saya tidak menyangka apabila Timnas Jerman dan Belanda harus pulang dari babak knockout pertama. Ini membuktikan kekuatan sekarang, terutama tim-tim dari Afrika dan Amerika Latin, sudah tidak bisa dianggap sebelah mata lagi," ujarnya, Rabu, 1 Juli 2026.

Ia mengatakan semakin kompetitifnya kualitas tim dari berbagai benua membuat persaingan Piala Dunia menjadi jauh lebih menarik. Tim-tim yang sebelumnya kerap menjadi kuda hitam kini mampu mengalahkan negara-negara dengan tradisi sepak bola yang kuat.

"Terbukti tim-tim kuat langganan Piala Dunia seperti Jerman dan Belanda bisa tersingkir. Jadi memang Piala Dunia hari ini semakin seru karena kekuatannya sudah hampir merata," katanya.

Hasil mengejutkan pada fase gugur Piala Dunia 2026 dinilai menjadi penanda bergesernya peta kekuatan sepak bola dunia. "Babak fase gugur ini menjadi awal tim unggulan masih pantas atau tidak melaju ke babak final," ujarnya.

Sejumlah wakil Afrika dan Amerika Latin mampu tampil konsisten serta memberikan perlawanan yang efektif terhadap tim-tim unggulan Eropa. "Kehadiran Maroko dan Meksiko membuat ajang Piala Dunia ini lebih sulit diprediksi," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....