Persebaya Gandeng Mayapada Hospital Bangun Sports Medicine Terintegrasi

  • 24 Jun 2026 15:19 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Persebaya resmi menjalin kemitraan strategis dengan Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) sebagai Official Medical Partner. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem sports medicine terintegrasi pertama di Indonesia.

Kemitraan ini menghubungkan klub sepak bola profesional dengan layanan medis berstandar internasional melalui pendekatan preventif, penanganan cedera, rehabilitasi, serta peningkatan performa atlet secara menyeluruh. Seluruh layanan didukung Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) dengan 20 dokter spesialis lintas bidang.

Chief Operating Officer Mayapada Healthcare, Hendy Widjaja mengatakan bahwa pengalaman Mayapada Healthcare dalam mendukung berbagai atlet profesional menjadi fondasi bagi Mayapada Hospital Surabaya dalam menghadirkan layanan sports medicine yang komprehensif bagi Persebaya.

“Melalui SITPEC, kami menghadirkan pendekatan menyeluruh yang mencakup pencegahan cedera, pemantauan kondisi atlet, rehabilitasi, peningkatan performa, hingga dukungankesehatan mental. Kami memahami bahwa dukungan medis yang profesional dan komprehensif juga merupakan bagian penting untuk memastikan para pemain Persebaya tetap berada pada performa terbaik di Super League 2026-2027, sama pentingnya dengan dukungan dan semangat yang diberikan Bonek kepada Persebaya,” ujar Hendy, Rabu, 24 Juni 2026.

Layanan SITPEC juga terbuka bagi masyarakat luas. Menurut Hendy, sports medicine tidak hanya untuk atlet profesional. Masyarakat, komunitas olahraga, dan sport enthusiast juga dapat memanfaatkannya untuk menjaga kebugaran, mencegah cedera, meningkatkan performa, hingga mempercepat pemulihan.

"Kami ingin semakin banyak masyarakat Surabaya tetap aktif, sehat, dan terus mendukung Persebaya dalam kondisi terbaik,” tegas Hendy.

Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando, menjelaskan layanan SITPEC mencakup skrining kesehatan hingga penanganan cedera dengan teknologi modern. Ia menambahkan MHSB telah tersertifikasi ERAS® dan menjadi pusat ortopedi berstandar internasional di Indonesia Timur.

"Agar pemulihan berjalan lebih optimal dan pemain dapat kembali bertanding lebih cepat, ” ujarnya.

Direktur Persebaya Candra Wahyudi menyebut kolaborasi ini lahir dari kesamaan visi kedua belah pihak untuk menghadirkan standar pelayanan kesehatan atlet yang komprehensif, modern, dan berstandar internasional. Menurut Candra, selama ini banyak kerja sama klub dengan rumah sakit tapi sifatnya hanya rujukan.

“Kami ingin melangkah lebih jauh dengan membangun sebuah ekosistem, dimana para dokter spesialis menjadi bagian dari sistem pendukung Persebaya dan terintegrasi dengan tim medis klub,” kata Candra.

Pemain Persebaya, Dicky Kurniawan, menilai kerja sama ini memberi rasa aman dan dukungan medis yang lebih lengkap. Mereka mengapresiasi pendekatan modern yang diterapkan dalam mendukung performa tim sepanjang musim.

“Pemeriksaan kesehatan yang saya lalui di Mayapada Hospital juga sangat lengkap. Belum pernah saya dapatkan ketika masih membela klub lain,” ujarnya.

Implementasi kemitraan ini telah berjalan dengan layanan Medical Check-Up (MCU) bagi pemain baru Persebaya dan akan terus berlanjut dalam berbagai aktivitas klub, termasuk dukungan layanan medis pada Green Force Run yang akan digelar pada 27 Juni2026. Green Force Run merupakan ajang lari tahunan yang telah digelar selama tujuh tahun untuk memeriahkan perayaan hari jadi Kota Surabaya (31 Mei) dan ulang tahun Persebaya (18 Juni).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....