Tavares Ungkap Harapan Besar untuk Performa Sananta di Persebaya

  • 20 Jun 2026 18:18 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Persebaya Surabaya tidak hanya menambah kekuatan baru di lini depan dengan mendatangkan Ramadhan Sananta, tetapi juga secara tidak langsung menghidupkan kembali salah satu kombinasi yang pernah sukses di masa lalu. Kedatangan sang striker membuat hubungan lama antara pemain dan pelatih Bernardo Tavares kembali menjadi sorotan utama.

Sananta bergabung dengan Persebaya setelah menyelesaikan kontraknya bersama DPMM FC di Liga Malaysia. Status bebas transfer membuka jalan bagi klub asal Surabaya itu untuk mengamankan jasa penyerang Timnas Indonesia berusia 23 tahun tersebut.

Namun yang membuat transfer ini menarik bukan hanya soal kebutuhan tim, melainkan reuni dengan pelatih yang pernah menjadi bagian penting dalam perkembangan kariernya di PSM Makassar, di mana keduanya pernah meraih gelar Liga 1 musim 2022/2023. Tavares sendiri melihat momen ini sebagai kesempatan untuk mengulang kembali proses yang dulu pernah berhasil ia bangun bersama sang pemain.

"Ramadhan Sananta adalah pemain yang berkembang pesat saat bekerja bersama saya di PSM Makassar. Ketika pertama kali datang, namanya belum banyak dikenal. Namun, seiring waktu ia mampu menunjukkan kualitasnya hingga menembus Timnas Indonesia," ujar Coach Tavares.

Pada musim 2022/2023, Sananta memang menjadi salah satu penyerang lokal paling produktif dengan catatan 11 gol dari 24 pertandingan, sekaligus berkontribusi besar dalam keberhasilan PSM meraih gelar juara. Meski performanya di Liga Malaysia tidak terlalu konsisten, Tavares menilai hubungan kerja yang sudah terbangun sebelumnya menjadi modal penting untuk mengembalikan performa terbaik sang striker.

"Saya percaya Sananta bisa tampil lebih baik lagi. Dia adalah pemain lokal, pemain tim nasional, dan jika berada dalam kondisi terbaiknya, dia mampu memberikan dampak besar bagi tim. Itulah yang kami harapkan darinya di Persebaya," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan proyek ini tidak hanya bergantung pada individu, tetapi juga pada ekosistem tim yang mendukung perkembangan pemain.

"Kami memahami karakter dan kualitas yang ia miliki. Sekarang tugas kami adalah membantunya kembali mengeluarkan kemampuan terbaiknya, sementara dia juga harus membantu tim mencapai target yang sudah ditetapkan," tambahnya.

Dari sisi pemain, Sananta sendiri menyambut antusias kesempatan kembali bekerja sama dengan sosok yang pernah membentuknya menjadi striker andalan.

"Kehadiran Coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu faktor penting. Beliau adalah pelatih yang pernah membantu perkembangan karier saya dan memberikan kepercayaan besar kepada saya," ujar Sananta.

Ia juga menegaskan bahwa metode kepelatihan Tavares memberi dampak besar dalam perkembangan teknis maupun mentalnya sebagai pemain.

"Coach Tavares memiliki peran yang sangat besar dalam perjalanan karier saya. Beliau memahami karakter pemain dengan baik, selalu memberikan motivasi, dan membantu saya bermain lebih efektif. Saya merasa banyak berkembang berkat arahan beliau," tutupnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....