HUT ke-99 Persebaya, Azrul Ananda Optimistis Tatap Masa Depan Klub dan Liga

  • 19 Jun 2026 12:14 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID. Surabaya - CEO Persebaya, Azrul Ananda, menilai perkembangan sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan arah yang positif. Menurutnya, kompetisi nasional kini semakin maju karena pengelolaannya melibatkan klub-klub secara lebih aktif.

“Positifnya adalah liga kita sebenarnya semakin maju karena sekarang benar-benar dikelola oleh sesama klub sendiri. Belum sempurna, tapi sudah jauh lebih baik daripada dulu,” kata Azrul.

Azrul berharap kemajuan kompetisi dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan klub-klub peserta. Ia meyakini kualitas liga yang semakin baik akan menciptakan fondasi yang kuat bagi kemajuan sepak bola nasional.

“Harapan kita untuk liga semakin maju sangat baik. Karena kalau liganya baik, klubnya baik, maka hal-hal lainnya juga akan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Azrul juga menyoroti performa Persebaya dalam dua musim terakhir yang dinilai semakin konsisten. Tim Bajol Ijo kini mampu bersaing di papan atas meski masih membutuhkan langkah tambahan untuk menembus persaingan gelar juara.

“Alhamdulillah, dalam dua musim terakhir memang lebih konsisten. Sudah semakin kompetitif, hampir ke ujung atas, tetapi masih membutuhkan dorongan terakhir,” tuturnya.

Pada peringatan ulang tahun ke-99 Persebaya, Azrul mengajak seluruh elemen klub untuk menghormati perjuangan para pendahulu. Ia menegaskan bahwa generasi saat ini hanya melanjutkan estafet untuk menjaga keberlangsungan dan pertumbuhan klub.

“Kita tidak pernah boleh melupakan jasa siapa pun yang telah membawa Persebaya seperti sekarang. Kita ini hanya penerus estafet,” ucapnya.

Azrul juga menanggapi anggapan sebagian pihak terkait puasa gelar yang masih dialami Persebaya. Menurutnya, perjalanan klub tidak bisa dilepaskan dari berbagai tantangan yang pernah dihadapi selama bertahun-tahun.

“Kita tidak boleh sakit hati dan tidak boleh terlalu memasukkan itu dalam hati. Karena perjalanan Persebaya selama bertahun-tahun sebenarnya tidak utuh,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa Persebaya pernah mengalami masa sulit ketika sempat tersisih dari kompetisi sepak bola nasional. Setelah bangkit kembali, klub juga harus menghadapi dampak pandemi yang menghambat proses pembangunan tim.

“Kita ada masa ketika Persebaya seakan dihilangkan dari sepak bola Indonesia. Kemudian baru dibangkitkan kembali, dan saat mulai siap berkembang, pandemi datang,” ujar Azrul.

Meski demikian, Azrul menegaskan Persebaya akan terus berproses dengan cara yang benar tanpa mencari jalan pintas. Ia berharap kerja keras dan konsistensi yang dibangun selama ini pada akhirnya mampu mengantarkan Persebaya meraih gelar juara.

“Kita akan selalu berusaha sebaik mungkin dan tidak ada jalan pintas. Kalau Tuhan mengizinkan, Persebaya juga ingin menjadi juara," tegasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....