Persebaya untuk Semua, Semangat HUT Ke-99 yang Rangkul Semua Kalangan

  • 18 Jun 2026 13:31 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Persebaya Surabaya menjadikan momentum hari jadinya yang ke-99 sebagau sarana komitmen sebagai klub yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui tema "Persebaya untuk Semua", Green Force tidak hanya merayakan bertambahnya usia, tetapi juga memperkuat pesan kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari identitas klub.

Direktur Persebaya, Candra Wahyudi, mengatakan memasuki usia ke-99 tahun, Persebaya ingin semakin memperkuat nilai kebersamaan yang selama ini menjadi fondasi perjalanan klub. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang melibatkan beragam elemen masyarakat, salah satunya para penyandang disabilitas.

"Menjelang usia satu abad, kami mengusung semangat Persebaya untuk Semua. Semangat ini bukan sesuatu yang baru, melainkan nilai yang selama ini terus kami jalankan. Persebaya harus bisa menjadi rumah bagi semua kalangan yang mencintai klub ini," kata Candra, dalam keterangan resminya, Kamis, 18 Juni 2026.

Pada kesempatan tersebut, Candra turut menyampaikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita yang selama ini terus mendampingi Persebaya dalam berbagai situasi. Menurutnya, loyalitas suporter menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat klub terus berkembang.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bonek dan Bonita yang selalu setia membersamai Persebaya dalam berbagai situasi. Dukungan mereka adalah kekuatan utama yang membuat Persebaya terus berkembang dan berjuang untuk menjadi lebih baik," ujarnya.

Apresiasi juga diberikan kepada para sponsor dan mitra yang telah mendukung perjalanan Persebaya selama bertahun-tahun. Candra menilai dukungan tersebut memiliki peran penting dalam proses transformasi klub menuju pengelolaan yang lebih profesional.

"Kami juga berterima kasih kepada seluruh partner yang memiliki komitmen luar biasa terhadap Persebaya. Bahkan beberapa di antaranya sudah bersama kami sejak Persebaya kembali ke Liga 1. Dukungan dan kepercayaan itu sangat berarti bagi perjalanan klub hingga hari ini," katanya.

Dukungan terhadap Persebaya juga datang dari Pemerintah Kota Surabaya. Dalam pertemuannya, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Dalam pertemuan tersebut, Eri menegaskan bahwa Persebaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari identitas Kota Surabaya dan hubungan antara pemerintah kota dengan klub harus terus terjaga.

"Saya ingin meninggalkan legacy bahwa siapa pun yang menjadi Wali Kota Surabaya nantinya harus dekat dengan Persebaya dan tidak boleh menjaga jarak. Sebab Persebaya sudah menjadi bagian dari Surabaya dan menjadi kebanggaan masyarakat kota ini," ujar Eri.

Selain membangun mural perjalanan 99 tahun Persebaya di kawasan Jalan Yono Suwoyo, Pemkot Surabaya juga menuntaskan revitalisasi Lapangan Karanggayam dan Mes Persebaya di belakang Stadion Gelora 10 November. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat pembinaan pemain muda sekaligus bagian dari upaya menjaga sejarah klub.

Menatap musim baru, manajemen Persebaya memastikan fokus utama tetap pada peningkatan prestasi tim. Persiapan skuad terus dilakukan bersama jajaran pelatih yang dipimpin Bernardo Tavares untuk menjawab harapan besar suporter yang menginginkan gelar juara.

"Kami memahami ekspektasi besar yang dimiliki Bonek dan Bonita. Karena itu kami terus bekerja keras mempersiapkan tim sebaik mungkin," tutup Candra.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....