Tavares Soroti Minimnya Kompetisi di Sepak Bola Indonesia

  • 26 Mei 2026 12:43 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menyoroti masih minimnya jumlah kompetisi resmi yang berjalan di sepak bola Indonesia saat ini. Menurutnya, kondisi tersebut berdampak pada terbatasnya ruang kompetisi bagi klub dan pemain untuk berkembang secara maksimal.

Ia menilai sistem yang hanya mengandalkan satu kompetisi liga utama membuat persaingan menjadi kurang ideal jika dibandingkan dengan negara lain. Situasi itu dinilai dapat memengaruhi ritme pertandingan dan proses pembinaan pemain dalam jangka panjang.

“Liga Indonesia hanya punya satu kompetisi. Jadi hanya ada satu tim yang bisa jadi juara dan tiga tim terdegradasi,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga melawan Persik, 23 Mei 2026 lalu.

Tavares kemudian mempertanyakan mengapa Indonesia belum memiliki turnamen tambahan yang berjalan secara rutin seperti Piala Liga atau Piala Indonesia. Ia menilai keberadaan kompetisi tambahan sangat penting untuk menjaga intensitas pertandingan sepanjang musim.

“Kenapa kita tidak mengadakan Piala Presiden atau Piala Indonesia? Di negara lain sangat tidak wajar jika hanya ada satu kompetisi,” katanya.

Ia membandingkan dengan sistem kompetisi di negara lain yang memiliki lebih banyak turnamen resmi.Menurutnya, keberadaan kompetisi tambahan akan memberikan lebih banyak kesempatan bertanding bagi pemain dari berbagai klub. Hal itu juga dinilai dapat membantu pelatih dalam melakukan rotasi serta pengembangan skuad.

Tavares percaya bahwa penambahan jumlah kompetisi akan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas sepak bola nasional secara keseluruhan. Ia menegaskan bahwa jam terbang pemain menjadi salah satu faktor penting dalam peningkatan performa di level tertinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....