Persebaya Soroti Jadwal Piala Presiden, Tidak Ideal untuk Klub

  • 19 Mei 2026 15:40 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pelatih Bernardo Tavares menilai jadwal Piala Presiden kurang ideal bagi klub peserta. Kondisi itu dinilai menyulitkan tim dalam menjaga kondisi pemain.

"Masalahnya adalah jadwal Piala Presiden yang diberikan pemerintah dimulai 28 Juni dan jika kami ke final selesai 11 Juli. Jadi menurut saya itu tidak masuk akal," ujarnya.

Ia menegaskan Persebaya ingin terlibat dalam turnamen bergengsi karena merupakan salah satu klub besar di Indonesia. Namun, ia berharap jadwal turnamen dapat ditinjau ulang agar lebih realistis karena waktu persiapan terlalu singkat setelah kompetisi berakhir pada Mei.

“Bayangkan, kami selesai musim pada 23 Mei. Jika ingin mempersiapkan tim untuk mulai bermain 28 Juni, mungkin kami harus mulai latihan awal Juni. Jadi bagaimana jadwalnya? Itu tidak masuk akal,” katanya.

Pelatih asal portugal itu juga menyoroti kemungkinan tim bisa tersingkir lebih awal di turnamen. Jika itu terjadi, klub harus menjalani masa tanpa pertandingan selama hampir dua bulan.

“Bayangkan kami hanya bermain tiga pertandingan dan tersingkir pada 4 Juli. Jadi antara 4 Juli sampai 4 September ada dua bulan tanpa pertandingan. Jadi apa yang akan kami lakukan selama dua bulan?” ujarnya.

Selain itu, ia menilai kondisi tersebut juga berdampak pada pengeluaran klub. Pemain harus kembali lebih cepat untuk menjalani persiapan turnamen.

“Klub harus membayar gaji lebih banyak untuk pemain yang harus datang lebih awal, lalu ada dua bulan tanpa pertandingan,” tuturnya.

Terkait performa tim, ia menegaskan Persebaya tetap harus waspada dan terus melakukan evaluasi. Ia ingin tim bekerja lebih baik pada pertandingan selanjutnya.

“Yang pertama, kami harus tetap berhati-hati dan bersyukur hari ini. Kami pasti akan bekerja keras untuk pertandingan berikutnya dan mencoba mengambil tiga poin,” katanya.

Pelatih asal portugal itu mengakui masih ada sejumlah kekurangan dalam permainan tim, terutama soal passing dan kontrol bola. Evaluasi akan dilakukan agar performa Persebaya semakin baik di laga berikutnya.

“Pastinya kami akan evaluasi untuk pertandingan selanjutnya. Masih banyak salah passing dan kontrol juga. Tentunya itu akan kami evaluasi,” ujar Bernardo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....