Sejarah Baru Persebaya di Padang, Tavares Puji Mental Pemain

  • 15 Mei 2026 19:30 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Persebaya Surabaya tak sekadar berpesta 7 gol saat bertandang ke markas Semen Padang pada laga pekan ke-33 Super League 2025/2026, Jumat, 15 Mei 2026. Kemenangan telak tersebut sekaligus menjadi catatan sejarah baru bagi Bajol Ijo setelah penantian panjang tanpa kemenangan di Padang sejak 2015.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengaku puas dengan hasil yang diraih timnya. Menurutnya, kemenangan tersebut sangat penting karena selain membawa pulang tiga poin, para pemain juga berhasil mencatat sejarah baru bagi klub.

“Saya pikir kemenangan ini sangat bagus untuk tim karena kami mendapatkan tiga poin dan juga mencatat sejarah sebagai kemenangan pertama Persebaya di sini. Para pemain berhasil melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan tim sebelumnya. Saya senang untuk mereka,” kata Bernardo Tavares usai pertandingan.

Meski menang besar, pelatih asal Portugal itu menilai pertandingan tidak berjalan mudah bagi Persebaya. Ia menyoroti penampilan timnya pada 10 hingga 15 menit terakhir babak pertama.

“Saya pikir ini hasil yang besar, tetapi pertandingannya tidak mudah. Kami mencetak dua gol dan memiliki beberapa peluang bagus untuk menambah gol di babak pertama. Namun, saya tidak menyukai 10–15 menit terakhir babak pertama karena reaksi tim saat kehilangan bola tidak bagus,” ujarnya.

Menurut Bernardo, Semen Padang sempat memberikan tekanan dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Bahkan tuan rumah sempat mencetak gol yang akhirnya dianulir karena offside.

“Semen Padang mampu menciptakan beberapa peluang, bahkan sempat mencetak gol yang dianulir karena offside, serta beberapa situasi berbahaya lainnya,” katanya.

Bernardo menyebut Persebaya tampil lebih baik pada babak kedua. Tambahan gol membuat permainan menjadi lebih mudah dikendalikan hingga akhir pertandingan.

“Di babak kedua kami tampil lebih baik. Kami mencetak gol ketiga dan setelah itu pertandingan menjadi lebih terkendali,” ucapnya.

Kendati puas dengan kemenangan tersebut, Bernardo tetap mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat berpuas diri. Ia menilai masih ada sejumlah kekurangan yang harus segera diperbaiki sebelum menghadapi Persik Kediri.

“Bagus karena kami bisa mencetak gol, tetapi saya pikir kami harus tetap rendah hati. Jika pada pertandingan berikutnya melawan Persik Kediri kami masih memiliki perilaku yang sama saat kehilangan bola, maka kami akan mendapat masalah,” katanya.

Bernardo juga menekankan kemenangan Persebaya tidak lepas dari permainan kolektif tim. Menurutnya, kerja sama antarpemain menjadi faktor utama di balik hasil besar tersebut.

“Yang penting kami bermain sebagai tim. Memang ada beberapa pemain yang bisa membuat perbedaan secara individu, tetapi kekuatan utama tetap permainan kolektif,” katanya.

Ia mengakui Persebaya menunjukkan banyak hal positif sepanjang pertandingan. Namun, ia meminta para pemain tidak melupakan kekurangan yang masih terlihat di lapangan.

“Kami menunjukkan banyak hal bagus, tetapi jangan lupakan hal-hal yang masih kurang karena itu tidak boleh terulang pada pertandingan berikutnya,” ucap Bernardo.

Menurut Bernardo, salah satu kunci kemenangan Persebaya adalah keberhasilan mencetak gol lebih dulu. Gol tambahan pada babak kedua membuat pertandingan benar-benar selesai bagi Semen Padang.

"Menurut saya, kunci penting pertandingan ini adalah kami bisa mencetak gol lebih dulu. Gol ketiga dan keempat juga membuat pertandingan benar-benar selesai," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....