Indonesia Tersingkir usai Ditahan Vietnam tanpa Gol

  • 19 Apr 2026 22:44 WIB
  •  Surabaya

‎RRI.CO.ID, Sidoarjo – Atmosfer panas menyelimuti Stadion Gelora Delta saat laga penentu menuju semifinal ASEAN U-17 Boys Championship mempertemukan Timnas Indonesia U-17 melawan Timnas Vietnam U-17, Minggu 19 April 2026.

Sejak peluit awal dibunyikan, Vietnam langsung tampil agresif. Pada menit pertama, tekanan intens sudah diberikan ke lini pertahanan Indonesia. Penguasaan bola lebih dominan di kaki pemain Vietnam, memaksa skuad Garuda Muda bertahan di area sendiri.

Peluang berbahaya datang pada menit ke-8. Pemain Vietnam melepaskan tembakan keras dari posisi ideal yang mengarah ke gawang Indonesia. Beruntung, kiper Indonesia sigap melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola keluar.

Hingga akhir babak pertama, Vietnam terus mendominasi jalannya pertandingan. Serangan demi serangan dibangun rapi, sementara Indonesia berupaya keluar dari tekanan dan sesekali mencari peluang melalui skema serangan balik.

Memasuki babak kedua, Indonesia mulai menunjukkan perubahan permainan. Pada menit-menit awal, tekanan mulai diberikan kepada Vietnam. Intensitas pertandingan meningkat, terutama menjelang akhir laga, ketika kedua tim saling melancarkan serangan.

Namun hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta. Hasil imbang 0-0 membuat Timnas Indonesia U-17 harus mengakhiri langkah dan gagal melaju ke semifinal.

Pelatih Vietnam, Christiano Roland, mengapresiasi kerja keras kedua tim. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras tim. Indonesia juga bermain sangat bagus. Di babak kedua kami mencoba mengubah keadaan dan lebih memahami kondisi pemain, tidak hanya di dalam lapangan tetapi juga di luar,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya meski gagal melaju lebih jauh. Ia mengakui agresivitas Vietnam menjadi tantangan utama dalam pertandingan tersebut.

“Kami mengapresiasi kerja keras tim. Vietnam bermain sangat agresif. Kami memang menerapkan taktik bertahan dan mengandalkan serangan balik. Ada perkembangan dibanding pertandingan sebelumnya, ini bagian dari persiapan menuju Piala Asia,” kata Kurniawan.

Ia menegaskan, hasil ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi tim dalam menghadapi kompetisi berikutnya.

‎“Pertandingan ini menjadi evaluasi bagi kami jelang Piala Asia,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....