Piala Dunia 2026 Jalan Terus Ditengah Konflik Memanas

  • 28 Mar 2026 22:40 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - FIFA memastikan penyelenggaraan Piala Dunia 2026 tetap berjalan sesuai jadwal meskipun situasi geopolitik global, khususnya di Timur Tengah, tengah memanas. Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026 di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Pernyataan tersebut disampaikan FIFA sebagai respons atas meningkatnya kekhawatiran publik terkait konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Ketegangan ini dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan global, termasuk dalam penyelenggaraan event internasional berskala besar.

FIFA menegaskan bahwa seluruh persiapan tetap berjalan sesuai rencana. Organisasi tersebut juga menyatakan telah melakukan koordinasi dengan pihak tuan rumah untuk memastikan aspek keamanan menjadi prioritas utama.

Pengamat sepak bola Aji Soko menilai keputusan FIFA menunjukkan komitmen kuat, meski penuh risiko. "FIFA sudah menyatakan tidak akan menunda. Artinya mereka siap menanggung konsekuensi, terutama dalam hal keamanan," katanya saat dialog bersama RRI.

Menurut Aji, keputusan tersebut tidak lepas dari besarnya kepentingan global yang melekat pada Piala Dunia. Selain sebagai ajang olahraga, turnamen ini juga melibatkan aspek ekonomi, diplomasi, hingga citra internasional.

Ia menambahkan, antusiasme publik dunia menjadi salah satu alasan kuat di balik keputusan tersebut. “Permintaan tiket sudah sangat tinggi, ini menunjukkan ekspektasi global yang besar terhadap Piala Dunia 2026,” kata Aji.

Meski demikian, tantangan yang dihadapi tidak kecil. Selain faktor geopolitik, isu keamanan di negara tuan rumah juga menjadi perhatian, terutama dalam menjamin keselamatan pemain, ofisial, dan penonton.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....