LMI Bersama Pasukan Gabungan Basarnas Evakuasi Korban Cianjur

  • 26 Nov 2022 18:27 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Cianjur: Sejak hari pertama hingga Sabtu (26/11/2022) Relawan LMI (Lembaga Manajemen Infaq) turut bersama tim gabungan membantu proses evakuasi jenazah korban tanah longsor yang berada di desa Cijedil, pasca gempa di Kabupaten Cianjur M5.6 pada Senin (21/11/2022).


Susanto, Manajer Penanggulangan Bencana LMI mengatakan, akan mencari sampai orang yang terdata hilang, berhasil ditemukan. Relawan LMI setelah mendapatkan informasi adanya gempa di Cianjur langsung malam harinya memberangkatkan Tim 1 yaitu 3 orang rescue dengan menggunakan 2 sepeda motor dari Jakarta menuju Cianjur.


"Setelah itu, kami memberangkatkan kembali Tim logistik 2 orang dengan menggunakan 1 sepeda motor. Kondisi saat itu arah menuju lokasi banyak yang tertutup longsor dan kondisinya listrik dan air masih mati," kata Susanto.


Kemudian, pada hari Jumat, 25 November 2022 kembali LMI memberangkatkan kembali Tim yang lebih lengkap yaitu 10 orang yang berkompeten dalam hal Rescue, Relief, Dapur Umum, Psikososial dan Medis. Total relawan yang bergerak di lokasi sejumlah 15 relawan.


Adapun update Data Korban Bencana Alam Gempa Bumi di Wilayah Kabupaten Cianjur, yaitu korban jiwa meninggal dunia ada 310 jiwa. Lalu, hilang / dalam pencarian ada 24 jiwa, sedangkan yang mengalami luka-luka ada 2.046 jiwa, serta yang mengungsi ada 62.545 jiwa.


"Kerugian material ada rumah rusak ada 56.320 unit, rusak ringan ada 22.208, rusak sedang ada 11.836, dan rusak berat ada 22.267. Selain rumah, ada tempat ibadah rusak sejumlah 144 unit, fasilitas pendidikan rusak ada 363, kantor pemerintah rusak ada 16 unit sedangkan fasilitas kesehatan rusak ada 3 unit," katanya.


Akibat gempa Cianjur, lanjutnya, ada 15 Kecamatan yang terdampak, di antaranya Kecamatan Cianjur, Kecamatan Karang Tengah, dan Kecamatan Warungkondang. Selain itu, Kecamatan Gekbrong, Kecamatan Cugenang, Kecamatan Cilaku, Kecamatan Cibeber, Kecamatan Sukaresmi, Kecamatan Bojongpicung, dan Kecamatan Cikalong Kulon.


Dampak lainnya, juga dirasakan Kecamatan Sukaluyu, Kecamatan Pacet, Kecamatan Haurwangi, Kecamatan Cipanas, Kecamatan Mande dan 92 desa yang terimbas. Pada musibah ini, juga ada 110 titik pengungsian terbesar dan terkecil tersebar di 15 kecamatan.


Sampai saat ini, tim relawan LMI terus melakukan pencarian korban dan menyalurkan bantuan logistik serta menyiapkan pos hangat untuk pengungsi dan relawan.


Sementara itu, Achmad Ramadhani Prakoso, Kordinator Relawan LMI rescue mengatakan, pada hari ini kembali mengevakuasi jenazah korban di Desa Cijedil.


"Alhamdulillah kondisi saat ini jaringan listrik sudah menyala. Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda pengungsi, terpal, selimut, tikar, kebutuhan kelompok rentan, alat penerangan, dan makanan siap saji," katanya.


Lebih lanjut, bagi masyarakat yang ingin membantu korban Cianjur dapat melalui Laznas LMI dengan rekening BSI 100 476 7809 a.n. Yayasan Lembaga Manajemen Infaq, dengan menambahkan kode unik: 77, contoh Rp50.077 dan melakukan konfirmasi 0822 3000 0909.(Ayu Citra)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....